Kamis, 16 Juli 2009

semua sama!

ada lagi yang baru dari raihana. kalau dulu dia lagi asyik melabelkan barang2 yang ada itu punya siapa, kini dia bisa mengingat apa yang dilihatnya kali ini sama dengan apa yang pernah dilihatnya dulu.

contoh: beberapa bulan lalu aku pernah membelikan boneka kura2 kepadanya. lalu beberapa waktu lalu aku dapat buku kamus anak dari kantor yang kebetulan di dalamnya ada gambar kura2nya. ketika pertama kali dia lihat itu, dia langsung heboh mencari boneka kura2nya... kata raihana, "sama!"...

lalu di buku itu juga ada gambar kelinci. raihana langsung heboh ke depan sepedanya yang memang ada boneka kelincinya. kata raihana, "sama!"

yang heboh lagi kemarin sore setelah aku pulang kantor. ketika aku udah sampe rumah bupuh (nenek raihana), raihana mengajakku maen ke luar rumah. lalu kebetulan tetangga sebelah lagi asyik mendorong sepeda anak2 yang ada dua tempat duduk itu. anaknya dan keponakan tetanggaku asyik aja duduk di atas sepeda.

melihat sepeda itu, raihana langsung heboh menarikku kembali ke dalam dan memintaku mendorong sepeda miliknya yang oleh bupuh dibelikan juga dengan dua tempat duduk. raihana kepingin naek sepeda yang sama juga dengan tetanggaku itu. kata raihana, "sama." jadilah sore itu kita konvoi sepeda....

bukan hanya itu. semua hal yang sama selalu mendapat atensi yang menghebohkan dari raihana... kata raihana, " mi... sama!"

aku cuma bisa menjawab, "wah.. hebat! iya nak... ini sama dengan yang itu!"

yang bikin aku geli adalah ekspresinya yang begitu serius memperhatikan dua benda yang sama itu. mungkin dia pikir kok bisa ya sama begitu. hehehe.

Selasa, 14 Juli 2009

rumahku istanaku, rumahku surgaku

Alhamdulillah.. senangnya punya rumah baru... oh ya, aku juga dah punya rumah baru loh. Hehe. Bukan pindah rumah ya... tapi....

Begini ceritanya:

Aku tinggal di rumah peninggalan orang tua suamiku yang sudah wafat semuanya. Iya, ketika aku nikah dengan suamiku, aku udah nggak punya mertua. Awalnya, kita berencana tinggal di rumah orangtuaku di depok 1. tapi sepertinya suamiku lebih cenderung ingin tinggal di rumahnya saja. Toh rumah itu udah nggak ada yg nempatin kecuali adik iparku saja. Rumahnya lumayan gede. Jadi berasa banget isengnya adik iparku klo tinggal sendiri. Lagi pula suamiku akan lebih merasa “bebas” tinggal di rumahnya sendiri daripada numpang dengan mertua. Ya oke deh. Sebagai istri aku ngikut aja sih.

Yang bikin sedih, kondisi rumah suamiku tidak dianggap layak tinggal oleh ortuku. Jadi yah, selama nikah, aku dan suami bersabar2 saja dengar komentar ibu bapakku. Yang penting aku nyaman kok tinggal di situ. Namanya orang tua wajar sih klo mencemaskan aku anak perempuan semata wayangnya. Namun gimana lagi, namanya rezekinya ini ya terima aja kan lebih enak... hehehe. Udah berapa kali ortuku membujuk kami untuk pindah ke ruamh mereka. Iya sih. Rumah ortuku itu lebih nyaman tentunya. Kondisinya bagus walo nggak selalu barang2 yang ada di dalamnya harganya mahal. Suamiku tentu agak berat tinggal di rumah mertua. Taulah.. laki2 biasanya ogah tinggal di rumah mertua. Ga berasa rumah sendiri soale. Hehe.

Ukuran rumah suamiku itu (rumah peninggalan ortunya sih tepatnya), luas sekali. Hampir 200m2. di belakang rumah masih ada tanah kosong yang luas. Di depannya, ada tiga petak kontrakan milik keluarga suamiku. Suasananya lebih ramai. Maklum letaknya di kampung baru.. dekat cagar alam depok itu loh. Beda dengan rumah ortuku yang di perumnas.

Di rumah itu ada beberapa ruangan. Ada tiga ruangan yang dijadikan areal privasi bagiku, suami, dan anakku. Sisanya, ruang tamu, dapur, kamar mandi, gudang di samping rumah, jadi milik bersama. Adik iparku tinggal di petakan sebelah rumahku. Kalo siang, adik iparku dan kakak iparku masih suka berkumpul di ruang tamu, memakai dapur yang sama, dan kadang memakai kamar mandi kami. Aku nggak bisa protes karena status rumah ini adalah rumah keluarga. Statusku numpang di situ. Hehe.

Beberapa waktu lalu, kakak iparku ada yang mau pindah ke rumah itu. Jadi deh itu rumah dipermak ulang. Kini ruang2nya dibagi2 dan disekat2 dengan tembok. Aku tetap menempati ruang yang ada, ditambah satu ruang untuk kamar mandi dan dapur. Jadi sekarang, aku punya kamar mandi dan dapur sendiri.. alhamdulillah senaaangnyaaaaaaaaaa.....

Walau ukuran menjadi lebih kecil, aku merasa puas dan senang. Karena ruang kecil itu menjadi “milikku” sepenuhnya (walo status masih numpang, hehe). Pintu depan bisa kami kunci sehingga tidak ada yg bs masuk sebarangan. Dulu sih aku cuma bisa mengunci pintu kamarku saja.

Rumah kami yang berdempetan dengan rumah kakak ipar dan adik ipar memang masih belum sempurna. Kamar mandi dan dapurnya belum dirapikan karena keterbatasan dana. Tapi aku dan suami bertekad akan menyicil untuk memperbaiki yang kurang2. sehingga, semoga orang tuaku menjadi berkenan dengan rumah itu. Dan aku nggak diprotes mulu. Hihihi....

Doakan ya kami bisa merapikan rumah mungil kami menjadi rumah yang nyaman dan sehat! syukur2 bisa beli rumah sendiri.. amiiieenn!

gambar dari sini.

ganti tampilan!

hehehe. puas aku sekarang. blogku ini makin cantik kan??? semoga teman2 suka ya...

Kamis, 09 Juli 2009

award kereen!

dapet ini dari bundanya ina.... tapi maaf ya bunda, aku nggak bs meneruskannya... abis lieur sih baca peraturannya! tapi dengan bangga aku pejeng awardnya di sini!!!! makasih ya bundaaaaaaaaaa!


Minggu, 05 Juli 2009

daper award lage...

kali ini dapet dari bunda zalfa yang baru aja aku kenal.. makasih ya bunda... salam kenal dariku!

ini awardnya daku pajang!

punya aku!!

dalam sepekan ini, ada yang baru dari celotehnya raihana. kini dia bisa mengucapkan kata "aku", looh. aku pertama kali mendengarnya sih sudah beberapa hari lalu. pertama kali mendengarnya aku geli banget hehe.

ceritanya begini, seperti yang pernah aku ceritakan, raihana sudah sadar tentang arti kepemilikan barang. dia sudah bisa membedakan mana barang milik dia, mana barang milik orang lain. jangan sekali2 mengambil barang yang sudah diyakininya menjadi milik raihana ya... bisa2 kamu kena teriakan dahsyatnya.

seperti biasa, raihana suka mengabsen barang2 yang ada. ini punya siapa, yang ini punya siapa. nah, suatu hari, raihana asyik sekali main balon yang berbentuk palu2an. lalu aku bertanya,

"looh... ini punya siapa, rai? punya dedek fatimah ya?"

"bupaaaan!" (bukan)

"lalu punya siapa?"

"punya akuuuuuu!"

aku bengong sejenak.. o alaa... raihana dah bisa ngomong aku ya... makin nongol deh keakuannya.

"waaah, hebaaat! jadi balonnya punya hana ya?"

"iyah"

raihananya yg dipuji memandangku dengan penuh arti... duuuh, makin gemeesssssssssss.... sekarang dia sudah bisa bergaya ketika ditanya kepemilikan.

Jumat, 03 Juli 2009

hehe, dapet award nih!

aku sebisa mungkin selalu menyempatkan diri mampir ke blog bunda2 laen. kali aja ada cerita seru! nah, waktu liat blognya bunda ina, aku liat ada award dan namaku tercantum di sana. WOW senangnya!!! langsung deh dengan semangat 45 aku tao di blogku ini...

ini dia awardnyaaa!
cantiik kan awardnya!

peraturannya begini:
● Menerima award, pasang diblog Anda dengan mencantumkan nama orang yang telah memberikan award dan link blog-nya.
● Bagikan lagi award ini kepada blogger lainnya. Jangan lupa untuk menghubungi blogger agar mereka tahu bahwa mereka telah terpilih untuk menerima award ini. Tinggalkan pesan di shoutmixnya

naaah... sekarang, aku lempar ke mana yah? ke yang ngintip aja deh hehehe!

Minggu, 28 Juni 2009

buat apa?

sabtu lalu aku libur kerja. tentu saja senang dong... kan jadi bisa menghabiskan waktu bersama anak. hehehe. maklum lah emak2 bekerja. dan yang paling membahagiakan tentu saja melihat anak kita tumbuh sehat dan pintar. alhamdulillah, menginjak usia ke 19 bulan ini, raihana tetap dalam keadaan sehat dan ceria. perkembangannya pun terus bertambah. semoga selalu begitu ya naaaak! amin!

oh ya, perkembangan yang paling menonjol dari raihana itu adalah bicaranya. alhamdulillah, raihana mudah sekali mengikuti setiap kata yang dia dengar. awalnya, dia akan terus bertanya mininal 4 kali. baru paham. contohnya, ketika dia melihat suatu benda yang baru dia kenal, dia akan bertanya apa ini minimal sampe empat kale. setelah itu baru deh dia bisa mengulangi nama benda itu walau dengan lafal yang belum sempurna. raihana akan terus minta diulang kalau dia belum bisa.

dan sekrang, pertanyaannya sudah bertambah bukan hanya bertanya "apa", tapi sudah bisa bertanya "buat apa". contohnya, waktu lagi mandi, raihana melihat lantai keramik yang baru aja dipasang kemaren. lalu dia bertanya,

"mi... nii apaa???"
"lantai keramik, sayang..."
"apaa??"
"lantai keramik baru.. bagus ya warnanya?"
"ini apa mii??"
"lantai keramiiiik... warnanya biru ya, gambar bintang lagi. bagus kan?"
"iyah... buat apa???"
......... si umi bingung jawabnya.
"buat di kamar mandi biar bersih lantainya."

atau waktu sabtu kemaren si rai sibuk mengeluarkan dan membongkar semua mainannya dari keranjang.

"mi, nii apa??"
"itu anggur, nak." (anggur2an yg dari plastik itu)
"iyah, anguung."
"nii apa?"
"itu pulpen abi."
"miii... bupaa!" (minta bukain kardus)
diam anteng ga kedengeran suaranya....
"mii.. ni apa??"
aku yang lagi asyik baca buku di sampingnya cuma bengong melihat potongan papan plastik hitam agak kecil yang sedang diacungkan raihana. kayaknya sih potongan tutup baterai hp yang patah.
"apa ya? umi ga tau, nak."
"buwat apa?"
"mmmmm..... hana main ini aja yah?" mati gaya jadi dialihin aja deh perhatiannya. hehehe.

gitu deh sekarang. udah musti siap2 memberi jawaban yg agak panjang lebar. hehehe.

raihana juga sudah bs menyanyikan lagu cicak2 di dinding dan naik kereta api. dua lagu ini adalah favoritnya. setiap mau bobo raihana memang selalu minta dinyanyiin lagu2. nah, sekarang raihana sudah bisa mendendangkannya sendiri. aku hanya bisa takjub mendengarnya.

"cicak cicak dididing
iyam iyam ayaaap
atang amuuuuuk
aaaaaaam!
lalu emaaaam!"

"naiik ta api tuuuut tuuut tuuuut
sapa tuyuuuut
anduuung... bayaaa....
hayo naik umaaaah!
ayo awanku pat aiiiik!
ta ku tak amaaaaa!"

Minggu, 14 Juni 2009

rasa kepemilikan yang sangat tinggi.. huhuhu....

ada salah satu sifat raihana yang lagi muncul belakangan ini. yaitu rasa memiliki. aku kurang paham pada umur berapa biasanya anak memunculkan rasa ini. yang jelas, raihana sedang menunjukkannya belakangan ini. karena sifatnya ini kerap membuatnya selalu bercucuran air mata... (airmata beneran apa cuma kolokan? kata abinya).

contoh kasusnya gini. di tempat tidurku, ada tiga buah bantal. tiga buah bantal ini diberi sarung bantal berwarna berbeda (abis dah nggak tau pada ke mana tuh sarung2 bantal yg secorak. pasti deh pasangannya entah ke mana). dengan warna yng berbeda ini, raihana ingat betul mana bantal yang telah disetujui menjadi miliknya. pasalnya, abu raihana selalu bertanya kepada raihana yang mana bantal umi, bantal abi, dan bantal raihana. lalu raihana menjawabnya dengan membagi2 bantal A untuk umi, bantal B untuk abi, dan bantal C untuk raihana. setelah disepakati... raihana selalu meminta kami menggunakan bantal sesuai jatahnya. abu raihana sering memakai bantal sembarangan. bantal umi dipakai abi tidur... kontan saja, ketika raihana melihat itu, dia akan berteriak... tantal umiiiiiiiiiiiiiiii! huhuhu.... tu tantal umiiiiii! *tantal=bantal.

abi yang sedang nyenyak tertidur jadi terbangun. hehehe. raihana belum akan diam menangis sebelum abi memakai bantalnya sendiri.... begitu juga dengan benda2 lain. tas misalnya.

dia sudah hafal mana tas yang sering dipakai abi dan yang sering dipakai umi. dan itu dia anggap bahwa tas itu adalah tas umi dan tas abi. ketika kami bertukar tas, raihana langsung protes sambil nangis... tu tas umiiii... tu tas abiiiii....

yang hebohnya kalau ada anak tetangga yang maen ke rumah. setiap temannya mau memegang mainannya, raihana langsung aja teriaaak... nggak papaaaaaaaaaaa! (*raihana masih salah mengerti penggunaan kata nggak papa. hihihi. soalnya gini awalnya, setiap dia menangis karena sesuatu, misalnya maenannya dipegang adik sepupunya, aku selalu bilang nggak papa nak... dek fatimah cuma minjam aja. eh, kok jadi begitu penggunaan nggak papa ala raihana). kalau si teman nekad memegang maenan raihana... dia akan menangis sejadi2nya....

neneknya raihana sampe terheran2 dengan rasa memiliki yang sangat tinggi dari raihana. celetukan nenek, ini turunan dari mana ya??? cwiiiw... kita yang denger tinggal lirik sana lirik sini. hihihi.

huuaah... kadang ngeselin juga tapi selalu berakhir menggelikan... hi hi hi... ternyata anakku lucuuuuu sekali. hahaha!

btw, gimana ya cara memberi pengertian anak biar anak mau berbagi barang2 miliknya?

Selasa, 02 Juni 2009

akhirnyaa.....

setelah hampir seminggu lebih inet ndut2an... alhamdulillah hari ini lancar.

banyak kejadian mengejutkan loh (tapi off the record ajah). yang paling mengiris hatiku kali ini adalah raihanaaaaa.... setelah kita sedang happy2nya melihat dia yg lagi gesit ke sana sini... aktif, doyan makan... pinter nyanyi.... kini sedang sakit batuk uhuk2. suaranya yg dulu merdu waktu menyanyikan cicak2 di dinding dan naik kereta api menjadi serak2 basah... hidung meler... susah tidur... susah makaan... sediiiih deh emakmu ini naaak!

awalnya hari kamis lalu tgl 28 mei, rai diimunisasi booster 1 (DPT dan Polio). sorenya cuaca nggak gt enak. raihana meler... malamnya panas, besoknya batuk2... bekas suntikkannya bengkak memerah. doppingnya sekarang air daun kapuk, jus buah.... (madunya cepat dibeli ya abiiiiiiii)!

bekas suntikan sudah sedikit bengkaknya tapi nggak sakit lagi. tinggal batuknya niiiiii!

cepat sembuh nak, umi mau denger nyanyianmu lagi... dan mendengar kau menghitung tepat dari satu sampe sepuluh.

umi kangen celotehmuuuuuu!