Kamis, 17 Mei 2007

memasuki fase heboh

berdasarkan itungan pak dokter lalu, usia kandunganku udah masuk ke minggu ke-9, lebih dua hari. aku belum ke dokter lagi buat periksa (dolarnya blm ada). mungkin minggu2 depan. vitamin folamilnya dah abis sih. kira2 bisa dibeli bebas nggak ya?

di usia kehamilanku yang memasuki bulan ketiga ini, aku semakin merasakan hal-hal aneh.


1. yang tadinya doyan makan, jadi turun nafsu makannya. nggak heran waktu nimbang BB kemaren turun setengah kilo.

2. rasanya eneg banget. klo batuk, langsung deh memicu muntah. enegnya ini nggak cuma sebentar, tapi seharian. kata temen sih bilangnya paling cuma dirasakan waktu hamil bulan kedua sampe ketiga. setelah itu nafsu makan akan pulih lagi bahkan makin gila. tapi yang namanya eneg sehari aja udah nggak karuan. bawaannya uring2an dan pusing. suka nggak jelas antara laper dan eneg.

3. penciumanku jadi tajem and aneh banget. bau segala masakan udah bikin aku pusing, bau sabun colek juga bikin pusing. untung aja klo nyium sabun mandi nggak papa. bisa2 nggak bisa mandi nanti klo ikutan aneh. bau dapur bikin aku pusing. karena itu, sekarang yg jatah masak ama cuci piring itu si abang aja deh. aku masih blm bisa.

4. makanan yang tadinya aku suka jadi nggak doyan sama sekali. tiba2 aja semua menjadi beraroma aneh, bikin mual, bahkan sampe aku muntah2 klo mencium masakan itu. jadi, makanan yang aman buatku itu buah-buahan. sate padang juga aku suka banget. walo terkadang tercium bau yg aneh, rasa pedas dan hangatnya bikin nggak eneg.

5. aku sebenernya pengen banget makan mie ayam sering2, tapi nggak bisa. makanan kurang sehat untuk si baby... hiks.

jumat minggu lalu, aku sempat terserang demam selama tiga hari. baru hilang demamnya di hari seninnya. saat itu aku nggak bisa langsung ke bidan karena aku pikir bisa aku atasi sendiri. aku berharap si baby sehat2 aja ya. jadi anak yg kuat dan sabar. sekarang mau periksa juga sepertinya belum bisa. nunggu dana tambahan dulu nih.

sekarang aku agak batuk2. udah mendingan sih. awalnya waktu batuk sakit sekali. perutku seperti tertarik. sekarang lagi terapi minum daun kapuk untuk membersihkan paru-paruku dari segala kotoran.

semua fase ini aku nikmati sebagai pernak-pernik menjadi calon ibu. semoga anakku kuat dan sabar menjalani segala keterbatasan ini. amien.

Selasa, 08 Mei 2007

nyam... nyam... nyam....

hari ini aku senang sekali:

  • bisa belanja sayuran, tomat yg gede2, buah, susu (alhamdulillah dapet orderan. pengen nyari lagi nih. tapi belum ada tawaran lagi. hiks.)
  • bisa masak sayur sendiri buat makan malem tadi, pagi ini, dan buat makan siang nanti setelah sekian lama eneg makan nasi dari warteg or padang.
  • bisa bawa bekel dan makan jagung manis rebus yang enak sekaliii....
  • bisa makan tomat mentah yg gede ranum setelah sekian hari ngiler doang ngeliat tomat2 ranum itu tergeletak pasrah di tukang sayur yang mangkal di pinggir jalan dewi sartika.


agenda berikutnya:

- hunting jagung sayur (bukan jagung manis) buat direbus terus dibawa ke kantor.

- beli tomat2 lagi ah.

- hunting wortel yg manis2. keseringan dapet itu yang ga gitu manis. bete juga deh nggak bisa digado.

- diperajin masak sendiri.

gambar jagung dari sini, tomat dari sini.

Senin, 07 Mei 2007

hari pertama pake mesin cuci lungsuran

wes... akhirnya setelah tiga bulan gosrek2 baju pake penggilesan, kini udah bisa pake mesin cuci. lumayan banget menghemat tenaga. tadinya sih, nggak tau deh kapan kita berencana beli sendiri mesin cuci. niatnya sih pengen beli kulkas dulu, baru yang lain nyicil2. tapi yang namananya rezeki emang ga terduga.

sejarah keberadaan mesin cuci itu berawal dari sidak yang dilaksanakan oleh ortu ke rumah di suatu hari (lupa kapan). pagi2 jam enam lewat dikit, ortu tiba2 aja nongol di depan rumah.

assalamualaikum!

kita kaget deh soale posisi sedang di belakang. lagi sibuk nyuci baju. abang yg nyuci, aku yang jemurin baju. ibu langsung aja nangis ngeliat anak mantunya lagi berjibaku dengan sabun cuci dan baju segunung. langsung deh diadakan rapat mendadak. dan keputusannya, mesin cuci yang lagi nganggur di rumah ortu diharuskan segera diboyong ke rumahku.

antara senang dan tidak. senang karena dapet gratisan, tapi agak kurang nyaman karena itu bukan dari uang kita sendiri, tapi dari lungsuran. padahal kita udah bertekad ingin mandiri. nggak mau sampe merepotkan orang lain. tapi yg namanya rezeki, ya ga boleh ditolak dunk. alhamdulillah.

permasalahan selanjutnya adalah bagaimana memboyong mesin cuci itu. alternatifnya cuma dengan becak atau angkot. kita nggak punya mobil. dibawa dengan motor tentu tidak mungkin. waktu pemboyongan juga bikin pusing kepala. di satu pihak, ortu terus mendesak suapaya mesin cuci itu dibawa. di lain pihak, kami kesulitan meluangkan waktu untuk mengambilnya. sabtu minggu kadang ada acara.

baru deh ahad lalu, 6 mei, mesin cuci itu bisa dibawa. dan baru tadi pagi mesin cuci itu dioperasikan. tentu saja sangat membantu. tinggal mencari tempat yang pas aja di mana mesin cuci itu mau ditaruh di rumah. sekarangpun masih menempati tempat sementara. belom fiks.

semoga abang selekasnya bikin sambungan kabel dan bikin stop kontak. jadi nggak perlu ribet2 ngulur kabel tambahan.

Jumat, 30 Maret 2007

sedang belajar

aku yang si cepat dihadapkan dengan kamu si lebih cepat, yang. aku yang ingin semua terencana, dihadapkan dengan kamu si tak terduga. aku si cuek, kini berhadapan dengan kamu si perhatian.

karena itu, aku ingin belajar menyesuaikan langkah.

dua buah kutub yang bertolak belakang kini saling bertemu, saling tarik menarik.

ayo berlari, berlari, dan berlari....



hari ini emang capek banget. aku seolah-olah diajak berlari-lari tanpa henti. baru kelar yang ini, aku harus berlari lagi [semoga dedek kecil sabar dan kuat ya menjalaninya].

tapi berlari itu nikmat sekali, kalo disyukuri. badan terasa dinamis. tidak ada yang kaku. walo kaki mulai pegal, hati terus saja mengajak berlari. sepertinya ada yang nggak rela kalo aku berhenti begitu saja.

ketika letih, nikmat sekali berhenti sejenak. minum air hangat yang manis, mencicipi perbekalan, mengusap peluh. menikmati angin semilir yang membelai tubuh. nikmat sekali.

tapi kemudian jangan berhenti berlari. setelah hilang penat, cobalah untuk berlari kembali. rasakan terus semangatnya.

Selasa, 20 Maret 2007

when I fall in love



When I fall in love it will be forever
Or Ill never fall in love
In a restless world like this is
Love is ended before its begun
And too many moonlight kisses
Seem to cool in the warmth of the sun

When I give my heart it will be completely
Or Ill never give my heart

And the moment I can feel that you feel that way too
Is when I fall in love with you.

*instrumen*

And the moment I can feel that you feel that way too
Is when I fall in love with you.

[nat king cole]

--------------------------------------------------------------

dua bulan sudah bahtera ini berlayar. belum apa2 memang. kini, rasa cinta yang mendalam itu menghangati jiwaku.

yup. aku mencintai dia.
aku telah jatuh cinta.

dia tak henti2nya membuatku tertawa. kadang menyebalkan sih. tapi yang terkenang hanya keceriaan dan keisengannya yang mewarnai hari-hariku.

bahagia, itu yang aku rasa.

semoga rasa cinta ini lebih merekatkan hati kami.
lebih melapangkan hati kami.

when I fall in love



When I fall in love it will be forever
Or Ill never fall in love
In a restless world like this is
Love is ended before its begun
And too many moonlight kisses
Seem to cool in the warmth of the sun

When I give my heart it will be completely
Or Ill never give my heart

And the moment I can feel that you feel that way too
Is when I fall in love with you.

*instrumen*

And the moment I can feel that you feel that way too
Is when I fall in love with you.

[nat king cole]

--------------------------------------------------------------

dua bulan sudah bahtera ini berlayar. belum apa2 memang. kini, rasa cinta yang mendalam itu menghangati jiwaku.

yup. aku mencintai dia.
aku telah jatuh cinta.

dia tak henti2nya membuatku tertawa. kadang menyebalkan sih. tapi yang terkenang hanya keceriaan dan keisengannya yang mewarnai hari-hariku.

bahagia, itu yang aku rasa.

semoga rasa cinta ini lebih merekatkan hati kami.
lebih melapangkan hati kami.

when I fall in love



When I fall in love it will be forever
Or Ill never fall in love
In a restless world like this is
Love is ended before its begun
And too many moonlight kisses
Seem to cool in the warmth of the sun

When I give my heart it will be completely
Or Ill never give my heart

And the moment I can feel that you feel that way too
Is when I fall in love with you.

*instrumen*

And the moment I can feel that you feel that way too
Is when I fall in love with you.

[nat king cole]

--------------------------------------------------------------

dua bulan sudah bahtera ini berlayar. belum apa2 memang. kini, rasa cinta yang mendalam itu menghangati jiwaku.

yup. aku mencintai dia.
aku telah jatuh cinta.

dia tak henti2nya membuatku tertawa. kadang menyebalkan sih. tapi yang terkenang hanya keceriaan dan keisengannya yang mewarnai hari-hariku.

bahagia, itu yang aku rasa.

semoga rasa cinta ini lebih merekatkan hati kami.
lebih melapangkan hati kami.

Selasa, 27 Februari 2007

surat untuk sahabat

Sebenernya ya, dulu, aku ga gitu yakin, aku bs menikah dengan orang yang baru banget aku kenal. Aku malah berpikiran, lebih enak nikah sama orang yang minimal udah aku tau kesehariannya. Udah pernah interaksi, walo aku blm punya ‘rasa’ buat dia. Dengan begitu, proses adaptasinya nggak begitu susah. Bayangan aku, amat susah beradaptasi dengan orang yang sama sekali blm aku kenal. Asal kamu tau, aku memulai semua ini dengan rasa khawatir yang gede juga loh. Bisa nggak ya aku nanti hidup dengannya? Seumur hidup loh, bukan cuma sebulan dua bulan. Ato setahun dua tahun. Bahkan, aku pengen pernikahan aku ini kekal sampe di surga nanti. Amien.

Tapi, pikiran itu berubah setelah aku lalui semua ini. Allah itu emang udah memberikan pasangan yang tepat buat aku. Aku bisa menjalaninya dengan baik. Semua yang aku khawatirkan nggak terjadi. Malah, keindahan demi keindahan aku dapatkan. Yah, pernikahan aku emang masih seumur jagung sih. Blm teruji. Tapi kami punya bekal yang sama agar perjalanan ini bisa sampe ke tujuan.

Kuncinya agar kami bisa melaluinya adalah dengan rasa saling menerima kekurangan masing2. saling percaya, saling berlapang dada. Dan kami nggak saling berekspektasi. Menampilan semua apa adanya. Nggak ada yg ditutup2i. pokoke udah menyiapkan keikhlasan untuk menerima kondisi masing2.

Waktu aku masih dalam pertimbangan menerima ato tidak tawaran taaruf ini, aku membicarakannya dengan hati aku, bukan dengan nalar aku. Soale, klo aku membicarakannya dengan nalar, akan banyak muncul pertimbangan2 yang malah memusingkan aku sendiri. Penuh dengan ketakutan yang ga jelas akan sesuatu yang belum terjadi. Akhirnya, aku ajak aja hati aku yang bicara. Alhamdulillah, semua malah dipermudah oleh Allah. Aku yakin, seiring perjalanan ini akan ada masalah, rintangan, dan lain-lain. Tapi, aku udah memasrahkannya total ke Allah.

Aku yakin apapun masalahnya nanti, Allah pasti akan memberikan jalan keluarnya karena aku memulai semua ini dengan niat ibadah kepada-Nya.

Yang bikin aku tambah yakin adalah waktu khitbah. saat itu, yayangku ditanya macem2 tuh sama keluargaku. Tentang gimana waktu kenalannya, kapan, apakah bener2 dah siap menikah, lalu kenapa aku yang dipilih. Satu ucapan yang bikin aku merinding. Dia mengatakan kalo dia mencintai aku karena Allah. Cinta karena Allah itu menurut aku adalah cinta yang paling tinggi. Paling kekal. Dan aku amat sangat bersyukur bisa mendapatkan cinta seperti itu.

Asal kamu tau ya. Waktu yayangku ngelamar aku itu, dia baru aja kehilangan pekerjaannya. Tapi dia jalan terus sambil terus berusaha ngelamar kerja ke sana sini, sesuai dengan minatnya dia. Seminggu sebelum nikah, akhirnya dia dapet pekerjaan. Emang sih blm mapan. Tapi ada penghasilan. Aku sih meyakini menikah itu sebagai proses mendapatkan yang lebih baik lagi. Aku yakin kok rezeki Allah itu nggak akan berkurang ketika menikah, malah akan semakin bertambah. Ada aja jalannya. Asal mau berusaha.

Jadi gitu. Kamu nggak boleh mundur klo emang udah niat menikah ya hanya karena alasan2 yang hanya mempertimbangkan materi ato fisik.

Huehhehe… sok tau ya aku… yah, aku cm mau bagi2 pengalaman aja. Doakan ya biar aku bs melalui semua ini dengan baik dan ikhlas. Amien…

Nah, sekarang, seberapa besar keyakinan kamu ke ALLAH, itulah jawabannya. Tapi tetep aja ya, kamu harus mendapatkan informasi yang shahih tentang calon kamu dari orang yang emang terpercaya.

wassalam
woro

Senin, 19 Februari 2007

koneksi yang lemot

belakangan ini, koneksi kompiku lemot banget. udah gitu sekarang dijatah lagi waktu OL-nya. aku nggak bisa full day lagi manteng di sini. dan blogspotpun ikut2an susah banget aku buka. jadi deh aku jarang posting di sini.