Minggu, 24 Maret 2013

celoteh kakak

"Mi, masa kata Farel (temennya) Allah itu ada di balik awan. kan salah ya, mi."
"iya, Allah itu ada di langit ke tujuh. ada di Arasy. bukan di langit ini. kan ini baru langit ke satu."
"langit ke tujuh ada di mana sih, Mi?"
"jauuuh di atas sana. baru nabi muhammad aja yang pernah ke sana."
"trs kalo mau ketemu Allah gimana dong, Mi?"
(si umi mikir) "Ya, harus masuk surga dulu. Orang yang masuk surga akan diberi hadiah ketemu Allah!"
"emang klo masuk neraka ga bs ketemu ALlah?"
"nggak. klo di neraka ketemunya malaikat yang wujudnya seram2!"
"HIII!"

(mg konsep akidah yang umi omongin ini benar)

Kamis, 21 Maret 2013

keseloooo atiiit!

mata kakiku yang sebelah kanan bengkak, bukan karena kehamilan, tapi karena sudah keseleo dua kali dalam rentang 1 minggu ini. 

nyut nyiuuut ....

keseleo di tempat yang sama: PERON ST. TEBET!

jadi, kepada pengelola PT KAI dan CommuterLine, tolong ya segera diperbaiki biar ga makan korban lagi.

Rabu, 13 Februari 2013

tulisan nano-nano

hhmm ... udah lama banget ya aku nggak nulis di sini. ke mana aja sih aku? nggak ke mana-mana kok. kalau pun negokin blog, aku cuma mampir liat posting2 terbaru dari temen2 yang ada di link pertemanan. ada rasa rindu kalau tidak melihat kabar2 mereka.

oh ya, aku mau mengabari kehamilanku yang ketiga ini. sekarang sudah 19 minggu usianya. harapannya sih bs lahir normal lagi seperti kelahiran yang kedua. insyaAllah, sekarang jadi lebih siap menghadapi kelahiran. beda dengan yang kedua. ngeblank tuh, nggak kebayang gimana rasanya lahiran normal. alhamdulillah, kelahiran yang kedua juga berjalan normal dan lancar. ceritanya bs diliat di sini nih.

kadang ada yang bertanya kepadaku, kok sudah hamil lagi? ya, pertanyaan yang wajar karena jeda waktu dengan kelahiran yang kedua memang agak dekat. beda dengan jarak lahir anak pertama dan kedua yang terbilang cukup jauh.

jawabannya ya semua ini karena Allah semata dan aku juga tidak berusaha mencegah kehamilan ini. terjadi begitu saja. hehe. mungkin memang rezeki dari Allah yang menganggap aku dan suami mampu diberi amanah lagi. kita mah siap2 aja.

eh, nggak juga ding. di awal kehamilan, aku juga sempat ragu. bisa ga ya ngasuh anak lagi mengingat aku merasa masih banyak yang kurang ketika mengasuh kedua anakku ini. masih belum bs begitu sabar menghadapi kelakuan anak satu, dua, apalagi ini tiga.

lalu, aku lihat teman2ku yang sudah punya anak lebih dari dua. mereka enjoy2 aja. ya, intinya sih jalanin aja yang sudah diberi. toh, aku harus mensyukuri nikmat ini karena kehadiran anak-anaklah yang memberi semangat hidup lebih berkualitas lagi.

kehamilanku yang ketiga ini juga tidak terlalu merepotkan. hanya di awalnya saja yang nggak tahan dengan mual dan pusingnya. setelah semua hormon stabil, enjoy2 aja. padahal, sekarang aku mesti naik kereta lho PP lagi.

beda dengan kehamilan yang kedua dulu yang agak payah. klo sekarang malah kadang2 aku seperti tidak sedang hamil. mau ngapa2in enak aja hingga kadang lupa klo lagi hamil. hehe.

di usia yg 19 minggu ini belum keintip tuh jagoan apa bukan. tapi aku punya feeling sih, cuma ya biar serahkan kepada Allah saja nanti. yang penting lahir normal, sehat, lancar dan yang paling penting rezeki mengaliiiiiiiiiiiir..... amin.

clue: suka makan rendang, sop daging, soto daging ... ama yang di perut gerakannyanya intens banget. doyan jumpalitan. si kakak dah ngasih nama yg ada benzema2nya hehe.

Selasa, 12 Juni 2012

emak-blues-syndrom

sindrom apa sih itu? belum banyak yang tau tentang sindrom ini. baiklah, akan aku kasih tau gejalanya:

1. emak-emak yang tiba-tiba kangen masa jomblonya dulu
2. emak-emak yang tiba-tiba rajin buka-buka foto jadul waktu masih single.
3. emak-emak yang tiba-tiba kangen sama hobinya yang telah lama ditinggalkan.
4. emak-emak yang tiba-tiba sebel sama anak-anaknya.
5. emak-emak yang tiba-tiba pengen kabur ninggalin anak-anaknya.

poin 1-3 masih tergolong ringan gejalanya. poin no 4-5 itu sudah indikasi sakit kayaknya.

kenapa sindrom ini bisa terjadi? jawabnya bs macem2.
1. bosen dengan rutinitas jadi emak-emak
2. kangen pengen kumpul ama temen2 lamanya
3. depresi. ini yg paling berat.

beberapa minggu yang lalu, aku terkena sindrom ini. sindrom yang bikin aku sempat melow-melow ga jelas. alhamdulillah, gejalanya masih taraf ringan, nggak sampe benci sama anak-anak apalagi kepikiran kabur. nggak lah yau.

saat itu aku bicara ke suamiku.
"bi, umi izin tiga jam maen ke gramed boleh ga?"
"boleh, mi. asal anak-anak dibawa."
"yah, mana bisa konsen liat2 bukunya bi klo anak2 ikut. yang ada sibuk ngurusin mereka kan. anak-anak sama abi aja ya, sebentaaaar aja. bukannya umi nggak sayang anak-anak loh bi."
"emang umi mau ngapain?"
"liat-liat buku doang bi. nyari2 inspirasi."
"hhmmm ... ya udah boleh deh." [dengan tampang yg sulit didefinisikan. hehe]

beberapa jam sebelum keberangkatan.

"bi, jadi bener nih umi boleh pergi?"
" ya boleh. anak-anak sama abi aja, gapapa kok."
"beneran bisa, bi?"
"la iya laaah."

tiba-tiba teringat gimana rewelnya khansa klo lagi ngantuk n lapar. teringat bawelnya kakak klo lagi ada maunya ......

and .....

dua menit sebelum keberangkatan.

"bi, umi nggak jadi pergi deh."
"kok? kenapa?"
"umi nggak tega, bi."
"naaaaaaaah .... itu dia, mi."

Selasa, 05 Juni 2012

kelak di surga, kita bisa mengambil tempat selapang yang kita mau

"Kelak di surga, kita bisa mengambil tempat selapang yang kita mau ...."  

quote ini ada di buku River's Note tulisan Fauzan Mukrim. kata-kata itu keluar ketika penulis sedang menceritakan pengalamannya kembali dari mudik. kala itu penulis beserta istri dan anaknya yg masih bayi naik travel dengan membayar tempat duduk lebih banyak. tujuannya agar nyaman untuk si bayi. lalu naiklah satu keluarga penumpang lainnya yang menduduki barisan paling belakang mobil itu. keluarga itu duduk berhimpitan karena sudah tidak ada lagi bangku yang kosong. melihat keadaan itu, penulis mengatakan quote ini kepada istrinya agar mau merelakan tempat duduk mereka yang berlebih untuk diduduki orang lain yg kesempitan.

saya langsung tercenung membacanya. saya teringat fenomena yang sering saya lihat di sekitar saya. fenomena yang sering sekali saya jumpai ketika saya menaiki transportasi umum. sama persis seperti yg pernah saya ceritakan waktu naik kereta api di gerbong kkw. lalu, ketika naik angkot. banyak penumpang yang enggan bergeser lebih ke dalam dengan alasan turunnya dekat. penumpang ini dengan santainya duduk di dekat pintu masuk sehingga menghalangi orang yang mau naik ataupun yang mau turun. atau di dalam bus yang dengan santainya orang yang masih muda duduk enak sementara di dekatnya ada manula, ibu hamil, ibu bawa balita berdiri kepayahan

tergelitik dalam pikiran saya, begitu berartikah kenyamanan egois itu dibanding memberikan tempat duduk bagi yang labih membutuhkannya.

seandainya orang yang diberi sedikit kelapangan tempat duduk itu membaca quote ini ....
kalau kita belum mampu bersedekah dengan harta dalam jumlah besar ... ini adalah sedekah yang mungkin sama maknanya dengan menyingkirkan duri dari tengah jalan. sama dengan memberikan keluasan bagi orang yang baru datang ke sebuah majelis ilmu. sedekah yang kelihatannya kecil, namun bermakna besar.

hanya orang yang berjiwa besar yang memahaminya. dan sungguh,
Kelak di surga, kita bisa mengambil tempat selapang yang kita mau. 

Rabu, 04 April 2012

dua putriku di umur yang sama


khansa sekarang, dan kakaknya, raihana, sewaktu baru sembilan bulan

Minggu, 18 Maret 2012

celoteh raihana

"mi, harusnya waktu umi belum hamil terus bayinya masih di dalam perut, umi boleh kerja. Tapi, kalau udah melahirkan, umi di rumah aja,"

"iya, neng. nanti ya kalau kerjaan umi udah selesai."

-- entah kapan, syalalalalala lalala laaaaaa

Senin, 12 Maret 2012

membuat MPASI HOMEMADE itu ternyata GAMPANG (1)!

jangan membayangkan bikin mpasi itu perlu modal besar, tenaga besar, waktu yang lama, peralatan yang banyak. nggak juga. hanya dengan modal panci buat kukus dan blender, waktu paling lama ya cuma buat ngukus aja sekitar 15 menit, aku bisa bikin aneka resep MPASI murah meriah dan yang jelas SEHAT.

tekadku, aku nggak mau anakku, khansa (8bln), makan MPASI kemasan itu. sejak mulai memasuki 6 bulan, aku mulai hunting tepung gasol. lalu ngumpulin resep2 MPASI homemade. 

bulan pertama, khansa aku kasih sari buah aja (jeruk, pepaya, jambu kelutuk, apel, dll). buahnya ada yang dikukus dulu, ada yang langsung diblender dan disaring. lalu dua minggu berikutnya diselingi bubur tepung gasol. bikinnya juga nggak susah. hanya tuang tiga sendok makan tepung, beri air secukupnya, lalu dimasak sampai kental. ga pake lama. 

aku coba yang beras merah, kacang ijo, dan jagung. ternyata kalau dikasih bubur tepung kacang ijo, bab khansa agak keras. rasa bubur tepung jagungnya agak pahit jadi kurang suka si khansa.

bosan tepung-tepungan sekarang aku buat MPASI dari sayur-sayuran. campuran antara kentang, wortel, buncis, bayam, jagung manis, kadang daun sawi, labu parang, dll. aku baru membuat kombinasi dua jenis sayur saja. semua dikukus, lalu diblender. selesai.

SATU HAL YANG PENTING: SEMUA TIDAK PAKAI GULA DAN GARAM agar anak mengenal langsung rasa alami makanannya. rasanya enak loh. aku aja suka (maklum emaknya doyan makan).

tadi pagi aku kasih si dedek campuran kentang dan jagung manis. Hmmm, rasanya gurih dan manis. jadi jangan takut anyep. 

kombinasi dengan sumber protein hewani belum aku coba. soalnya lagi liat2 isi kantong dulu nih. hehehe.

Rabu, 29 Februari 2012

Anak Cerdas: Pemenang IBF Award 2012 Nonfiksi Anak Terbaik



Judul: Anak Cerdas: Cerdas di rumah, di sekolah, di jalan, dan di masjid
Penulis: M. Resky & Shabira Ika
Harga : Rp.80.800
Cover : Hard Cover
Ukuran : 20 x 21
Halaman : 128 hal


Bagaimanakah caranya supaya disayang oleh Allah SWT dan Rasulullah saw.? Allah SWT dan Rasulullah saw. menyayangi anak-anak yang santun dan berakhlak mulia, yang hormat pada orangtua, dan mengikuti nasihatnya, serta selalu menjaga akhlaknya di manapun berada.


Buku ini berbagi kisah dan pelajaran tentang akhlak-akhlak yang harus kita jaga dan diikuti saat berada di rumah, di masjid, di jalan, dan di sekolah. 


Dalam buku ini juga ada bonus kamus 3 bahasa dan doa harian.


Selain itu, kita juga bisa belajar bersama-sama untuk menghafalkan dan mengamalkan doa-doa yang mengiringi kegiatan sehari-hari.


Ayo, kita baca kisah-kisah seru dalam buku ini dan ikuti akhlak mulianya supaya kita di sayang Allah SWT dan Nabi Muhammad saw..


---------


Kelebihan buku ini adalah penyampaian nilai-nilai akhlak dan adab Islam dalam sebuah cerita yang simpel, yang tentu saja ada dalam keseharian anak-anak. Cerita dalam buku ini benar-benar berusaha menghindari penyampaian nilai-nilai dari mulut orang dewasa. Biarlah anak yang menyelesaikan masalah. Toh, mereka punya cara sendiri dalam mencari problem solving. 


buku ini juga menang IBF award 2012 sebagai nonfiksi terbaik anak. turut berbahagia dan merasa puas ikut serta mengolahnya dari awal hingga akhir. sebuah hasil bagus dari kerja tim yang apik: penulis yang mau direcoki keinginan editor yang bawel, ilustrator dan layouter yang membuat hasil karya yang unik. terakhir tentu saja, sebuah akhir yang manis, khususnya untuk saya. hehehe.

Kamis, 12 Januari 2012

obat batuk andalan keluarga

daun saga

batuk adalah penyakit (sebenernya sih bukan penyakit, ya. hanya mekanisme tubuh mengeluarkan kotoran di saluran napas) yang sering muncul di aneka musim. biasanya batuk ini muncul setelah flu mereda. bisa juga karena alergi. banyak sebab.

raihana dan khansa juga pernah batuk. raihana apalagi. minum es beberapa kali aja sudah langsung batuk-batuk.

saya biasanya tidak pernah langsung memberi anak obat batuk yang beredar di pasaran. yang pertama kali saya berikan ke anak-anak adalah obat batuk alami.

1. perasan jeruk nipis dicampur kecap. rasanya segar asam. ini cocok buat anak yang sudah agak besar dan lambungnya sudah kuat. jeruk nipis mengandung vitamin c yang tinggi, jadi mampu meningkatkan imunitas anak. saya beri ke anak sehari 3x

2. perasan daun saga. rasanya seperti mint. takarannya kira-kira tiga batang daun saga diperas pake tangan dicampur air matang 1  sendok makan saja. peras sampai air perasan berwarna hijau tua. lalu beri ke anak. ampas perasannya kadang dimakan oleh kakek. katanya, enak, sih.

3. perasan kencur. kencur dikupas dan dicuci sampai bersih. lalu, dikunyah-kunyah. kalau ini belum pernah saya berikan ke anak. baru saya aja yang makan ketika batuk. hasilnya, dahak semua keluar. kalau untuk anak-anak, kencur diparut halus lalu ambil airnya. airnya ini diminumkan ke anak. bisa dicampur dengan madu agar rasanya lebih enak.

Kalau batuknya dirasa sudah sangat mengganggu, saya buat obat lainnya:

- perasan daun kapuk. ini sangat bermanfaat banget buat saya yang kena asma. sifatnya membersihkan lendir/kotoran yang ada di dalam saluran nafas. cara membuatnya: petik sekitar 7 batang daun kapuk. cuci bersih. campur dengan air sekitar 1 gelas. peras hingga air berlendir dan berwarna hijau tua. rasanya seperti cincau. ketika diminum bikin adem paru-paru dan akhirnya mengurangi batuk.

ini dia obat batuk andalan keluarga kami!

gambar : dari sini