Senin, 29 Desember 2008

tahun kedua kami bersama

28 januari lalu, tak terasa, sudah 2 tahun kami bersama. tak sedikit sudah peluh dan air mata yang tertumpah. dalam dua tahun kebersamaan ini, tak ada sedikit pun cela yang kau lakukan. semua tampak indah, menawan, dan membuat hati ini makin merona.

malamnya, aku coba mengorek hatinya. sejauh manakah ia sudah mencintaiku? jawabannya: "karena aku mencintaimu karena Allah, aku sudah mencintaimu sebelum menikah, sekarang, dan seterusnya...."

hati siapa yg nggak akan meleleh?

justru aku yang harus terus berbenah diri. agar aku bisa terus menjadi bidadarinya di dunia dan akhirat.

bi, maafkan umi yang masih suka nggak sabaran, cerewet, cuek, menuntut yang macem2.... padahal apa yang telah kau berikan sudah jauh dari cukup. sungguh!

wanita-wanita permata

Logika apa yang dipakai oleh agresor Israel yang sampai hati membantai ratusan penduduk Palestina di Gazza? Alibi kerdil apa yang sampai bisa memasung kepedulian bangsa Arab untuk sekadar menonton pembantaian massal di Palestina? Sudah terlalu menggunungkah dosa-dosa kita yang kemudian mengatup nurani untuk melek menyaksikan kejahatan perang tak termaafkan dalam sejarah itu?

Sabtu (27/12) kemarin, genosida biadab tak berkesudahan itu kembali menumpahkan darah-darah manusia terhormat di bumi Gazza. Tidak kepalang tanggung, 150 orang syahid dan 200 lainnya menderita cidera serius dibabat ribuan amunisi buas Israel; ditebas oleh terjangan roket-roket maut F16 yang mengamuk di atas angkasa Palestina. Dan, korban sebanyak itu baru prolog. Allahu akbar!

Manusia-manusia Islam yang sudah kehilangan kepedulian saudara-saudaranya di belahan bumi yang lain itu, hanya kuasa menjerit pilu. Cuma bisa mengerang tak bisa berbuat apa apa, tatkala suami-suami mereka jatuh tersungkur bermandi darah; ketika bocah-bocah yang lucu dan menggemaskan itu berteriak kesana-kemari dalam derai kepanikan; manakala puluhan apartemen usang yang menjadi tempat berteduh keluarga-keluarga malang itu seketika roboh dihantam peluru raksasa Israel. Yang tersisa adalah gelimpangan mayat, jasad bocah-bocah suci yang tersenyum tenang, dan puing-puing bangunan yang menyatu ke bumi.

Israel kembali menggunakan "logika kematian". Strategi bertaruh nyawa yang tentu saja membuat bulu kuduk pemimpin-pemimpin Arab merinding. Karena kumpulan orang-orang yang mengaku diri mulia dan terhormat itu tidak pernah mengerti bahwa hanya dengan pertaruhan darah demi membela kemerdekaan sejati, manusia baru bisa mulia lalu mendapatkan kehormatan abadi. Bukan dengan bersembunyi di balik ketiak kepengecutan, atau menggelar ratusan pertemuan di meja-meja konferensi OKI, Liga Arab, yang selalu saja berakhir dengan rekomendasi bualan. Tanpa bukti. Pantas mereka menjadi kurcaci dihadapkan dengan logika kematian Israel?

Bagi rakyat Palestina sendiri dari dulu hingga sekarang, mereka sudah memahami bahwa letak krisis Palestina bukan karena Israel yang tak henti-hentinya melakukan pembunuhan dan perampasan. Masalah kematian bagi mereka tak menjadi soal, sebab mereka faham bahwa kesucian dan kemuliaan diri itu selalu harus ditebus dengan darah dan air mata.
Sumber genosida di Gazza adalah sikap pengecut pemimpin-pemimpin Arab dan umat Islam yang telah kehilangan semangat altruistik. Lelap berselimut egoistis hingga tak lagi peka akan nilai-nilai humanisme, yang tak lagi menyemat spirit kohesif yang menjadi pilar kekuatan Islam dan bangsa Arab. Dan, oleh karenanya kita dilindas Israel (Barat) yang sukses mengaplikasi semangat altruistik dan spirit kohesif! Maka wajar kita kalah.

Kontribusi Wanita Permata
Kenapa Palestina yang tinggal sekerat itu masih tetap bertahan menggelorakan semangat perlawanan tanpa batas dan tidak lekang dari bumi? Sebab di atas tanah milik umat Islam itu ada wanita-wanita luar biasa.

Bak permata. Meskipun tak menyimpan permata dan perhiasan mewah. Kemilaunya memancar dari kepribadian. Wanita yang mungkin tersembunyi, terbenam bersama perjuangan membina generasi pejuang. Mereka tidak populer, tapi selalu membisikkan spirit kepahlawanan ke telinga-telinga putera-puteri tercinta. "Nak, kehidupan abadi itu di surga. Kemuliaan itu senantiasa harus ditebus dengan tetes darah dan derai air mata"!

Begitulah Ummu Nidhol, wanita permata Palestina yang kerap membisikkan spirit perjuangan kepada ketiga puteranya. Ia deskripsikan surga di pangkal mata. Ia tak pernah pacu sang anak untuk merengkuh kehidupan hedonis yang acapkali membinasakan mental ukhrawi. Ia tak cita-citakan puteranya untuk mengemis harta bertuhankan nafsu. Ia hanya inginkan buah hatinya masuk surga, dengan berkorbankan darah.

Usai putera ketiganya yang baru berusia 16 tahun syahid dalam drama ledakan dahsyat di jantung kekuatan Israel, Ummu Nidhol menangis. Ketika ditanya perihal penyebab ia menangis. Wanita permata itu berkata: "Saya tidak punya lagi anak yang bisa saya persembahkan untuk kemuliaan Palestina!"

Lalu Ibunda Muh. Al-Fatih, sang penakluk Konstantinopel tahun 1453 M. Dalam usia 23 tahun, Al-Fatih berhasil memaksa hengkang Raja Constantine XI Paleologus dari tahtanya. Penaklukan paling fantastis dalam sejarah.

Ibunyalah yang kala masih mengandung Al-Fatih acap berdiri menghadap ke arah kota Konstantinopel. Ia berharap besar bahwa kelak puteranya yang akan menaklukkan negeri itu. Mengamini sabda baginda Rasulullah Saw. "“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan umat Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” (H.R. Ahmad). Obsesi mulia wanita permata.

Menegaskan Substansi Krisis
Sekali lagi, memang benar genosida di Gazza saat ini merupakan potret keangkaramurkaan. Sangat pantas kita kecam kebiadaban Israel bahkan menjadi suatu keharusan. Tidak kita biarkan penduduk Gazza menahan derita seorang diri. Segera tabuh genderang reaksi massal untuk hentikan pembantaian itu. Sebelum terlambat. Sebelum Palestina, seperti kata DR. Raghib Sirjani, akan menjadi Andalusia kedua. Hilang dari peta dunia.

Tapi, seyogyanya jangan biarkan pemimpin-pemimpin Arab yang duduk santai di singgahsana apatis itu lepas dari kecaman. Sebab mereka yang paling bertanggungjawab atas tragedi kemanusiaan yang melanda bumi Palestina. Paksa mereka untuk mengulurkan bantuan dan membungkam kekejaman Israel, walaupun mungkin hal itu hampir mustahil mereka lakukan.
Mengapa? Barangkali karena sosok wanita-wanita permata itu hanya ada di Palestina, hanya pernah ada di masa penaklukan Konstantinopel. Yang ada hanya seorang ibu yang cita-citanya hendak mengikuti riak-riak kecil arus modernisme. Meletakkan standar kesuksesan anak-anak pada wujud materi dan segudang sertifikasi. Seorang isteri yang memaksa suami berpeluh darah untuk menangkap kebahagiaan semu pada jabatan, pangkat, dan prestise. Pada ruang-ruang busana temporal yang sering menguap dilahap waktu. Mengapa ibu dan isteri itu tak membisikkan senandung merdu tentang surga ke telinga-telinga anak dan suami? Kenapa tak pintal sutera cinta dalam tiap keinginan bahwa ibu dan isteri itu ingin bersama merengguk kebahagiaan abadi?

Genosida Gazza adalah konsekuensi dari punahnya sistem pendidikan ukhrawi yang hanya bisa diajarkan oleh wanita-wanita permata. Cukup kita sesalkan karena pemimpin-pemimpin Arab itu dilahirkan, dibesarkan, dididik, dan didampingi oleh reinkarnasi wanita lain.

Harapan itu masih ada. Di Palestina masih banyak wanita permata yang menjamin eksistensi para pahlawan pembela negeri. Kalau Dunia Arab telah mandul melahirkan wanita permata, maka Dunia Islam yang membentang dari pangkal Indonesia sampai ke pucuk Samudera Atlantik di pesisir Afrika Barat, pasti telah bersiap-sedia menjadi wanita-wanita permata. Untuk melahirkan pemimpin satria sekelas Al-Fatih. Bukan seperti pemimpin Arab yang kini hanya bisa menonton Genosida di Gazza. []
------------------------
Profil Penulis
Taryudi, Kelahiran Purbalingga, 09 Maret 1985. Telah menyelesaikan pendidikan strata satu di Universitas Al-Azhar Fak. Ushuluddin Jur. Tafsir dan Ilmu Alquran pada Agustus 2008. Saat ini tengah merampungkan pendidikan magisternya pada civitas yang sama. Alamat District Nasr City, Cairo. Warga Kisaran, Kab. Asahan Sumatera Utara Medan. Selain kuliah, juga aktif di KAMPUS KEHIDUPAN di lembaga Kajian Sosial-Politik dan Dunia Islam Studi Informasi Alam Islami (SINAI) Mesir.

*dari eramuslim.com.

Kamis, 25 Desember 2008

nasib susu UHT pertama

suatu sabtu cerah...

ada seorang umi yang tiba-tiba iseng pengen ngasih susu UHT buat si bonis (bocah manis). belilah di toko terdekat. beli susu yang rasanya FLAT (berdasarkan hasil tanya jawan dengan sang pakar). si bonis juga ikut. tuh susu langsung dipegangnya erat2. sampai-sampai ketika si kasir mo nembak... susunya ga boleh diambil sama si bonis. ya sudah, cari manual deh tuh kasir maklum. hehehe.

sampe kantor (kok di kantor? ya, hari sabtu itu umi terpaksa bawa bonis ke kantor karena hari itu juga si bupuh pergi ke jawa), umi langsung bukain. si bonis emang demen banget maenin sedotan, langsung nyedooooot. hasilnya... susu cuma disembur2! tauk dah keminum apa nggak. klo di liat susu yang tersembur sih... banyak. kyknya ga keminum deh. hiks hiks. ternyata doi nggak doyaaaan!

daripada mubazir disembur2 cuma bikin baju kotor, uminya pun langsung srupuut ngabisin susu di kotak.

hsilnya: negatip.

Selasa, 23 Desember 2008

PLIS DEH!

aku dah berusaha menjaga hati ini agar selalu bersih. tapi kenapa, ketika proses itu dah mau selesai, kamu mengotorinya lagi! ya kamu! kamu yang nggak bisa membedakan mana masalah pribadi, mana masalah profesional. kamu yang nggak tau gimana mengatasinya sehingga mencampur aduk semuanya.

aku yang bodoh ini saja tau gimana membedakannya!
Plis DEH!

Kamis, 18 Desember 2008

aku berlindung kepada Allah!

ya Allah... maapkan aku bila masih suka marah2. kapok deh aku, ya Allah! aku cuma tidak ingin terbawa bisikan setan yang terkutuk. aku juga mohon perlindunganmu dari kejahatan bisikan setan yang biasa bersembunyi! dari jin dan manusia!

Rabu, 17 Desember 2008

ke ancol lagi yuuuk

Ini adalah cerita wiken dua minggu lalu. Telat sih, tapi nggak papa deh. Kenapa aku pengen cerita? Karena wiken ini tidak biasa. Biasanya kan aku, rai, and abi hanya numplek di rumah aja. Klo pun pergi nggak jauh2 cuma sekitar depok aja. Abis, males juga sih jalan2 di saat wiken di depok itu. Suasana pasti macet dan panas. Jadi lebih suka milih di rumah aja. Ato pergi ke tempat yang tidak kena macet. Alias muter2 pitara or depok gitu deh.

Nah kali ini wikennya agak istimewa… karena… aku, rai, and abi jalan-jalan ke ANCOL! Hehehe. Mungkin klo ancolnya sih nggak aneh ya, dari dulu ya itu-itu aja. Tapi perjalanan ke sananya yg seru.

Sebenarnya saat itu nggak ada rencana ke mana-mana. Sehabis nginep di rumah nenek sabtunya, ahad pagi itu kami niatnya pulang ke rumah dan istirahat aja di rumah. Tapi kok sepanjang perjalanan ke rumah cuaca cerah banget. Enak gitu buat jalan-jalan. Jadilah abi dadakan ngusul.

“mi, klo kita ke ancol aja gimana?”
“hah? Ke ancol? Sama raihana?” hehehe. Daku langsung terbayang persiapan yang seabreg2 (pengalaman waktu ke bonbin waktu lalu).
“iya, bisa nggak persiapannya sejam aja? Tinggal nyiapin susu aja kan?”
“sama makannya juga dong, bi. Kan kita belon masak. Ntar makan apa di sana? Mahal lagi klo beli.”
“gampang, ntar abi pesen sama mbak nani deh. Minta nasi dulu ama kak leli (kakak iparku).”
“ya udah, abi yang nyiapin ya. Umi siapin barang2 raihana.”
“cepetan mi… takut ketinggalan kereta nih.”
“bawa stroller juga ga, bi?”
“ya bawa, biar nggak cape gendong.”

Aku langsung kebayang deh… bawa stroller itu nggak gampang, jendral! Tapi nggak usah khawatir, kita dah membuktikan bisa kok bawa dorongan bayi itu waktu ke ragunan.. dengan naek motor! Bisa ditebak deh di mana stroller itu ditaro?

Akhirnya, kita grabak-grubuk nyiapin ini itu. Si rai mah asik bobo pagi. Hehehe. Dia itu setiap naek motor bawaanya tidur mulu. Enak kali ya kena sepoy2 angin.

Wah, dah jam setengah delapaan! Ngebuuut deh siap2nya. Klo nggak salah keretanya berangkat jam 08.40an. menjelang jam 9 deh. Rencananya kita mau naek KERETA WISATA BOGOR-ANCOL! Kereta ini pernah aku ceritakan di postingan lalu.

Jam delapan kurang dikit akhirnya semua dah rapi. Meluncurlah kami bertiga dengan motor abi ke stasiun depok lama. Motornya dititipin aja di deket stasiun. Wah, ternyata keretanya masih lama… pkl 08.50. ya udah nunggu aja di stasiun. Si rai aku dudukin aja di stollernya.

Setiap ada kereta lewat, biasa rai akan nanya, “apa… apa…”
Aku bilang aja, “itu kereta api, nak. Nguuuung… jejes… jejess… begitu bunyinya. Nanti kita juga akan naek… sabar yah. Nih, makan biscuit dulu.”

Rai pun menggoyangkan badannya seolah2 naek kereta. Hhehehe.

Kereta pun datang ontime. Bagus deh. Seperti biasa, kereta ini kosong. Nggak banyak yg pake jasa kereta ini. Nggak tau kenapa. Mungkin kebayakan yang menggunakan kereta ekspress ini ya mereka yang ga punya mobil sendiri kale yee… mau naek kereta ekonomi, kasian si anak diajak desek2an. Mending naek kereta ini. Langsung turun di tempat.

Kereta kosong tentu aja berkah buat kami. Si abi bisa selonjoran di kursi empuk… si rai bisa jalan2 nyusurin gerbong. Ni bocah nggak bs diem deh. Bentar2 naek ke jendela… mukul2 jendela. Bosen, dia turun minta jalan nyusurin gerbong. Penumpang laen yang naek kereta ini kebanyakan memang bawa anak-anak kecil. Jadi seneng juga si rai ketemu banyak temen. Aku nih semenjak raihana dah mulai jalan gini kudu tebelin muka. Hehehe. Soalnya si rai bakalan dengan santainya menghampiri orang laen bila melihat orang itu sedang memegang benda yang menarik perhatiannya. Sambil nunjuk2 benda itu… dia nanya sama aku, “apa… apa..” mau ga mau deh basa-basi ama orang itu. Klo kebetulan dia juga punya anak kecil jadi deh kita salig tukar cerita tentang anak-anak kita. Sok kenal gitu deh. Padahal mah dulu emakmu ini naaak… cueeeek banget orangnya. Ogah nyapa orang yg ga dikenal. Sekarang, yah… belajar ramah deh ama orang. Hihihi.

Kereta ini jalurnya itu lewat manggarai-jatinegara-senen-kemayoran-ancol. Jadi tuh masinis kereta bolak-balik aja kerjaannya. Di manggarai pindah kepala… di jatinegara pindah kepala juga. Kita yang jadi penumpang juga liat tuh pak masinis bolak-balik bawa2 obeng gede. Itu setirnya kali yee… (sok tau).

Aku mah nggak mau ikutan repot deh ama masinis itu. Yang penting sampe di ancol. Hehehe. Kalo dulu waktu masih penganten baru jalan2 ke sini, kereta berenti di st. kemayoran. Sekarang, berenti di st. ancol. Persis di depan pintu masuk. Di luar stasiun, aku liat tiga buah mobil tanggung dah nunggu. Itu mobil jemputan buat penumpang yang mengantarkan masuk ke ancol. Alhamdulillah dah sampe.

Setelah masuk ke dalam mobil… kita dikasih tau kalo mobil ini akan menjemput kita lagi jam 4 ke stasiun ancol lagi. Klo bs jangan terlambat katanya. Soalnya takut ketinggalan kereta. Ya wes lah.. ntar jam 4 kita mejeng di halte depan pantai festifal deh. Soale kita emang pengen ke sana. Ngasih liat laut ke rai.

sampe pantai festival dah siang juga. panas... nggak papa deh, kita cari tempat adem buat istirahat. akhirnya kita nyewa tenda-tendaan yang ada di tepi pantai. lumayan enak. banyak anginnya. si rai langsung aja makan siang... abis itu maen-maen sebentar... eh, tidur deh tu bocah.... emang enak sih buat tidur. sepoy-sepoy gitu anginnya. si abi nggak lama kemudian menyusul.. tepaar. daku pengen banget sih, tapi yang jagain barang2 siapa? jadi deh aku tim piket penjaga barang, hiks. padahal ngantuk berat nii....

sekitar jam 2an pada bangun deh. jam sewa tenda juga dah abis. mau ke mana ni bi? jam 4 kan masih lama. ya udah akhirnya kita jalan2 aja nyusurin pantai. pas di pantai yang ada pasirnya (walo dikit juga) si rai diajak turun sama abi ke pantai. ganti baju, ganti celana. si rai akirnya berdiri merasakan ombak. dipegang abi tentunya. aku malas turun. ga bawa baju ganti.

si rai aku liat seneng banget tuh maen aer... eh, pas ada ombak lumayan gede... dia nangis. hehehe. kaget ya rai... kakinya sampe kelelep semua. aku biarin aja. itung2 melatih kekuatan kaki. kan kaki jadi dijejak kuat2 ke pasir biar ga doyong kena ombak.

pas agak lama, aku nggak tega liat rai basah kuyup. segera aja aku minta abi mandiin rai. ganti baju bersih. aku takut kedinginan si rai.

abis kelar mandi2.. abi juga mandi. kita pun siap2 di depan halte. dah jam setengah 4 soalnya. nggak terasa juga yah.

ya udah akhirnya kita nunggu mobil jemputan. pas dateng.. naek, nunggu kereta di st... dan pulaaaaaang!

yang aku khawatirkan, rai kena pilek ga ya nanti? masih terbayang2 waktu sakit lalu. besoknya.. pas bangun pagi, aku langsung aja megang badan rai.. takut panas! alhamdulillah, raihana tidak apa-apa....

senangnya hati ini... walo pinggang laksana kena encooook....

happy ending!

sayang... aku lupa minjem camdig. jadi nggak ada fotonya deh.

untuk sementara lega

senang deh sekarang gw ga perlu takut2 lagi mengeluarkan isi "tanduk". ampun deh klo dipendam bikin senewen dan stress berkepanjangan. walo gw ga bs marah2 langsung, minimal unek2 gw dah dikeluarin. legaaaa.... makasih ya yg udah rela buat ketempatan!

tapi tunggu aja, klo dah meledak, gw akan marah2 langsung di depan mukamu!

Senin, 08 Desember 2008

si permata hati

harap dimaklumi ya buat para pembaca sekalian, emak yang satu ini lagi gandrung ama anaknya sendiri. biasa deh namanya ibu-ibu. hehehee.

si emak ini sekarang hobi banget mandangin wajah si bocah lekat-lekat ketika si bocah lagi tertidur pulas. demen banget kalo pas lagi memandangin gitu, tau -taunya si bocah senyum-senyum sendiri. pasti lagi mimpi indah, batin si emak.

atau kerjaan lain si emak, terus-terusan melototin ekspresi si bocah ketika lagi asyik maen. seru aja liat si bocah saat lagi riang bermain, teriak2 girang, ketawa, ato nangis gara2 kejedot, or jatoh sewaktu lagi jalan. klo pas lagi nangis karena hal itu, tinggal liat aja rona merah di tubuhnya. di situlah letak yang sakit. tinggal dielus-elus sayang aja and bilang, "mangkanya hati-hati ya nak, klo lagi maen...." lalu nggak lama kemudian jerit2an lagi kegirangan. si emak demen denger suara ceriwis si bocah yang dari bangun ampe tidur lagi pasti deh, "apa, apa, apa...." semua ditanyain.

si bocah baru bisa diem saat lagi tidur pulas. saat itulah semua bernafas lega. hahaha. nggak ding. bukan karena kesal ato gimana yah. abis lumayan juga mendampinginya selagi terjaga. si omnya aja baru satu jam maen ama si bocah dah banjir keringet. padahal bodi si om gede gitu. si abi juga suka nggak bisa berlama-lama main dengan si bocah. lebih suka repot di dapur, masak, daripada jagain. hehehe.

nah, gimana tuh dengan si emaknya si bocah, and kakek-neneknya si bocah? bisa kebayang deh seharian bersamanya. tapi ya itu, rasa lelah nggak akan dirasa sewaktu bersamannya. kita seperti terhipnotis. penuh rasa bahagia. jadi capeknya ga kerasa gitu deh. neneknya aja sampe sibuk nelepon mulu minta si bocah maen ke rumah nenek tatkala kami sedang wiken di rumah. kangen katanya klo sehari nggak liat. dah jadi soulmate kayaknya deh si bocah ama neneknya ini.

oh ya, sekarang si bocah dah bisa jalan loh. and makin ceriwis ajah.

doooh... si emak lagi kangen nih. huhuhu....

Kamis, 04 Desember 2008

di tengah prahara jiwa

di tengah suasana yang bikin pararusing, di tengah rasa hampa yang tiba-tiba muncul, di tengah semangat yang terus menurun, di tengah kekisruhan yang tiada henti, hanya satu pelipur laraku: RAIHANA!

benar ya anak itu bisa menjadi pelipur lara orang tuanya. tak peduli betapa kejam dunia menghantam, ketika pulang ke rumah, melihat mata jenakanya, ulah menggemaskannya, mendengar celotehan ceriwisnya... dunia yang beku ini menjadi meleleh hangat!

kini, si rai udah bisa melangkahkan kakinya dengan jarak yang lumayan jauh. hampir lebih dari 3 meter. dengan gaya menggoyang-goyangkan tangannya ke atas (mungkin buat keseimbangan kali ya). kesanku: lucuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu sekaliiiiii....

belum lagi ocehannya yang makin ceriwis. kata "apa... apa... apa..." senantiasa keluar. ditambah lagi perbendaharaan kata lainnya seperti, "abfruu-abfruu (maksudnya abu-abu) mbaaeek (mbeknya kambing), ambruuut (rambut dan rambutan, sama nih ngomongnya). lalu gayanya mengikuti ayam berkokok, mengikuti kapal terbang....

lalu ingatannya yang hapal mana kaki, gigi, kepala, perut, tangan, sepatunya, kaos kakinya....

itulah hiburanku satu-satunya.

MENGGEMASKAAAAN!

maka tak heran kalo neneknya makin cintah bahkan mungkin cintanya mengalahkan aku, ibunya sendiri.

raihana... umi makin cintah dan sayang deh ama kamu....

nb: buat abi cayang juga deh, makin cintah. (takut ngambeg).

Senin, 24 November 2008

maapin emakmu ini, nak....

si emak lagi melow yellow nih.

pengumuman aja nih. aku baru aja masuk kerja setelah seminggu cuti di rumah. cuti mendadak, tidak terencana. aku sebenarnya udah nggak punya hak cutilagi tahun ini. jatah cuti tahun depan pun mungkin juga udah abis. tapi mau gimana lagi. tidak ada pilihan lain.

sebabnya, nenek raihana sakit sejak sabtu 15 nov. awalnya beliau kena flu, kemudian menjadi lebih parah setelah dadanya jadi sesak. tidur aja susah. memang selama aku kerja, raihana dititipkan ke neneknya. neneknya juga yang minta pada awalnya. aku udah menawarkan pengasuh buat raihana. tapi ditolak.

mungkin karena kelelahan, banyak pikiran, nenek rai pun sakit. didukung lagi cuaca seminggu lalu sangat tidak bersahabat. nggak mungkin menitipkan rai ke nenek. aku harus siap2 bolos kerja.

nggak papa sih klo bolos kerja, jaga raihana di rumah. asyik malah bisa berduaan ama raihana. asyik klo raihana dalam kondisi sehat. ternyata senin lalu, raihana malah kena panas. sampe 40 derajat C! kasiaan sekali melihatnya. aku udah usaha kompres dia. udah kasih tempra tapi nggak turun2 panasnya. malamnya, lebih panas lagi. aku sampe keringetan setiap gendong raihana.

akhirnya aku bawa dia ke dokter. dikasih antibiotik ama dokter. nggak aku kasih minum ke raihana. pait gitu obatnya. besoknya suhu badannya alhamdulillah turun. mulai deh batuk pilek. aku kasih jeruk nipis ama madu aja trus. masih batuk2 sih. mungkin masih proses penyembuhan. hari sabtu, 22 nov, suhu raihana naek lagi. 38 derajat C. duh, mulai panik nih. aku kompres badannya dengan irisan bawang merah dan air jeruk nipis. aku olesin terus ke seluruh badannya. botol susunya aku tambahkan madu juga. biar buat tambah stamina.

kadang muncul pikiran2 buruk. takut kenapa2. klo pas lagi rewel, pengen rasanya aku larikan ke bidan or dokter. tapi nanti dulu ah. kasian klo musti dikasih obat lagi.

makan nggak mau, ngemil nggak mau. minum susu males2an. maunya neneeeen terus. huhuhu. aku sampe lemes disedot mulu nih. nggak papa sih demi anak. repotnya klo suamiku pas nggak ada di rumah. mau ngapa2in susah. pas laper, susah mau ngambil makanan. mau pipis susah juga. ni si rai nempeeel mulu kayak perangko.

alhamdulillah, ahadnya rai nggak panas lagi. dah 37 suhunya. agak stabil. tapi batuk pileknya makin jadi. kasian deh melihatnya. pusing pastinya ya nak. mau aku beliin obat batuk, bingung takut salah. mau ke dokter.. ah, sayang. akhirnya aku rajinkan saja kasih air jeruk nipis.

alhamdulillah, ahad itu juga, aku ditelepon nenek-kakek rai. dah pada kangen. nenek juga dah sembuh dari sakitnya. bener2 kompak deh nih nenek ama cucu. satu sakit yg satu ikutan sakit. satu sembuh, alhamdulillah ikutan sembuh juga. aku pun bs masuk kantor lagi hari seninnya, 24 nov.

jujur aja. baru kali ini raihana sakit agak lama. biasanya 3 hari juga dah sembuh. jangan tanya rasanya gimana anak sakit. klo bisa mah jangan pernah sakit lagi ya nak! sediiih hati ini melihat keceriaannya memudar. wajahnya jadi kuyu tak bersemangat. mau diri aja masih lemes. gimana mau latihan jalan ya nak? belum lagi mengatasi rewel2nya. huhuhu. pingin rasanya rasa sakit itu biar aku yang nanggung!

maafkan emakmu ini ya nak, yang nggak becus menjaga kamu. yang masih suka ngomel2. yang masih suka kasar... padahal kan kamu masih kecil begitu... mana ngerti kan ya? seharusnya umi yang lebih sabar... lebih lembut.... ah, umi menyesal sekali.

mungkin ini teguran dari Allah. anak adalah titipan-Nya. klo kita yang dititipin masih setengah ikhlas menjaganya, Allah bs kapan aja mengambilnya kembali. duh, klo ngebayangin sampe situ... sediiiih umi. nangis mulu deh. umi nyesel banget. nggak akan umi ulangi kesalahan umi.

maapin umi ya nak.

Kamis, 06 November 2008

.: h.a.m.p.a :.

dulu, aku selalu merindukan pagi untuk hadir di sini
dulu, walau jenuh, bosan, aku tetep selalu hadir di sini dengan senang hati
dulu, kutemui semua orang begitu menyenangkan
dulu, walau ruang ini sempit, tapi tetap terasa lapang....

tapi itu dulu.
sekarang tidak lagi.

setiap pagi, aku hanya menjumpai
h.a.m.p.a

Rabu, 05 November 2008

nggak usah pake TERIAK!

klo mau ngomong sama aku, nggak usah pake TERIAK-TERIAK deh!
klo teriak kyk gitu, aku malah nggak denger. biasa aja kenapa ngomongnya?
pake hati, pake cinta! walo pelan sekalipun insyaAllah aku DeNGER!
jadi, nggak usah teriak-teriak napa?

Rabu, 29 Oktober 2008

to someone special

Dulu, waktu pertama kali aku mengenalmu,
sungguh, aku akui klo kamu bukanlah tipeku.
Badanmu tidak segagah arnold sisegerseger
Wajahmu tidak setampan mas nunu si kiut itu.
Sifatmu tidak sehero superman,
Kamu juga tidak sepintar james bond.

Tapi jujur, seiring waktu berlalu
hatiku makin merona karenamu.

Darimulah aku belajar arti kerendahan hati
Darimulah aku belajar arti kelapangan hati
Darimulah aku belajar arti kedalaman hati

Cara berpikirmu yang simple, tidak rumit.
Membuatku tenang…

wujud cintamu yang diam-diam
Membuatku melambung tinggi

I love you, abu raihana.

to all my friends

"Seorang Muslim itu adalah saudaranya orang Muslim lainnya, janganlah ia menganiaya saudaranya itu, jangan pula menyerahkannya - kepada musuh. Barangsiapa memberikan pertolongan pada hajat saudaranya, maka Allah selalu memberikan pertolongan pada hajat orang itu. Dan barangsiapa melapangkan kepada seseorang Muslim akan satu kesusahannya, maka Allah akan melapangkan untuknya satu kesusahan dari sekian banyak kesusahan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi cela seseorang Muslim maka Allah akan menutupi celanya pada hari kiamat." (Muttafaq 'alaih)

------------------------

Entah mengapa… dunia kok terasa sempit?
Dunia sempit karena hati yang sempit.
Jiwa yang sempit….
pikiran yang sempit.

Padahal tidak tahukah engkau?
Dunia begitu luas!
Begitu indah.

Begitu banyak hal-hal baik yang tertutupi
oleh pikiran kita sendiri.
Hanya karena ada hal yang tidak kita sukai

Coba saja kau lihat kerang itu.
Begitu buruk..
Tapi coba lihat di dalamnya.
Sebuah mutiara!

Janganlah hal-hal buruk saja yang engkau lihat.
Coba kau luaskan pandangan. Perdalam pikiran.

Ibarat kertas putih yang ada satu titik noda di dalamnya.
Jangan terpaku pada titik noda itu.
Tapi lihatlah sekelilingnya…
begitu putih!

Jangan pula silau oleh putihnya kertas itu.
Lihatlah kenyataannya, ada sebuah noda hitam di dalamnya.

Inti dari semuanya adalah kelapangan hati…
keikhlasan, kemaafan.

Pemahaman yang menyeluruh.
Bukan parsial.

Jangan banyak menuntut kepada manusa
Jangan pula berharap banyak kepada manusia.
Kita hanya memperoleh kecewa. Percaya deh.
Berharaplah kepada
si Pemilik Hati:
ALLAH SWT.

----------------

*Baca ya:
- deep thinking-nya harun yahya.
- Bayan pks
- majalah tarbawi edisi: Kadang, selesaikan masalah dengan melupakannya

*Terinspirasi dari obrolan dengan kekasihku tercinta: abu raihana

Senin, 27 Oktober 2008

yuk, kita belajar!

abi ingin raihana pintar baca Al-quran. karena itu abi menyempatkan diri mengaji di depan raihana. walo dicuekin ama raihana. tapi abi tetap tabah.

raihana suka belajar nama-nama benda. sehingga kata-kata sakti yang sering diucapkannya sambil menunjuk benda yang dia maksud adalah "apa... apa... apa...."

yang ditanya harus juga menjawab berulang-ulang sampai raihana puas.

jadi ingat sebuah iklan, seorang cewek yang selalu menelepon teman laki-lakinya, "kamu di mana? ngapain? sama siapa?"

jawabannya direkam dalam kaset jadi bisa otomatis menjawab, "di rumah, tidur, sendiri...."

tentu saja, raihana nggak bs pake rekaman kayak gini toh.

satu bulan lagi menuju satu tahun

yup. raihana dah 11 bulan 26 okt kemaren. ulang bulannya ini tepat ditandai dengan perubahan emosinya. makin rewel.. atau akunya aja kali yang belun bisa ngerti apa maunya. masih meraba-raba. dikit-dikit nangis. huhuhu. sabtu itu tumben2an dia nggak mau nenen. sampe sakit aku. minum susu botol juga ga mau. maunya minum aer putih pake gelas bayi. minumnya masih tumpah2 gitu sih. kebanyakan dijadikan maenan tuh aer ama dia.

hari itu, sepertinya raihana lagi kurang nyaman dengan pileksnya. badannya agak2 anget. dah gitu. gigi seri atasnya yg sebelah kanan seperti mau nyembul keluar. gusinya jadi agak bengkak. maunya makan makanan yang agak keras. gusinya ngilu2 gitu kali ya.

raihana juga udah ga betah di rumah terus. pengennya main keluar. maen sama anak-anak kecil lainnya. dia seneng banget klo ada temen main. kalau di rumah, yang ada paling aku dan suamiku. bosen kali yah sam aku terus. hehehe. emaknya nggak asyik kali diajak maen.

emang sih. hehehe. aku maunya ngajak dia di kamaaaaar mulu. ngajakin rai tidur, biar banyak istirahat, biar nggak capek.. jadinya flunya cepet sembuh. tapi nggak bisa tuh. tetep aja maunya maen ke luar. kalo kita udah nyuruh, "mana sepatu raihana? cari ya?" langsung deh rai sibuk nyari sepatu minta dipasangin. lalu kedua tangannya langsung menggapai tanganku minta ditatah. kalo udah gitu... ya musti keluar. klo ditarik masuk lagi, ngamuk deh yg ada.

rai juga dah berani beberapa kali jalan tiga langkah sendiri. cuma masih jarang2 sih beraninya. hehehe. kadang suka lupa tuh kalo lagi diri, lalu lagi sibuk maenin sesuatu... tiba-tiba aja, tangannya terlepas dari pegangan. cuma beberapa detik sih. pas sadar langsung deh sibuk cari pegangan. klo ga, ya... jatoh. hehehe.

menuju satu tahun nanti, sepertinya aku dan suami kudu menyisihkan dana untuk beli sepeda2an buat raihana. dia dah mupeng banget. kemaren, aku sempat meminjam sepeda anak tetangga buat ujicoba raihana. hasilnya, raihana nggak mau turun! nangis kejer klo dipaksa turun. tinggal aku yang nyesel kenapa raihana aku naekin ke sepeda itu. kapan2 ya nak. abi beliin sepeda buat kamu. semoga ada rezeki ya.

nak, sehat selalu ya...

Rabu, 22 Oktober 2008

ai lop yu

abiiiiiiiiiiiii....... abu raihanaa.............ai looooop yuuuuuuuuu.........

Selasa, 21 Oktober 2008

laskar pelangi


nidji
laskar pelangi
---
mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah tanpa lelah
sampai engkau meraihnya

laskar pelangi takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa
warna bintang di jiwa

reff:
menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada Yang Kuasa
cinta kita di dunia selamanya

cinta kepada hidup
memberikan senyuman abadi
walau hidup kadang tak adil
tapi cinta lengkapi kita

laskar pelangi takkan terikat waktuj
angan berhenti mewarnai
jutaan mimpi di bumi

repeat reff [2x]

laskar pelangi takkan terikat waktu

banyak sekali tempelan di dinding!

senin kemarin, teman abi datang membawa poster plastik yang banyak gambar buat raihana. ada yang bertema binatang, alat transportasi, anatomi tubuh, huruf latin plus aneka bentuk geometri, ada juga huruf2 hijaiyah. dengan semangat abi dan umi menempelkannya di dinding kamar. ada enam poster besar. hampir memenuhi kamar mungil kami.

ketika pertama kali melihat, raihana langsung merangkak menghampiri setiap poster itu. lalu nanya, "apa.. apa.. apa?" sambil nunjuk dengan telunjuk mungilnya. satu per satu aku jelasin aja. pas dia nunjuk gambar lalat, aku bilang lalat! eh, rai langsung mengibaskan tangannya sambil ngomong, "hus... hus... hus...." hehehe, emang sih rai, klo ada lalat kita harus segera mengusirnya.

lalu rai merambat lagi ke poster lain... itu poster anatomi tubuh... lalu pertanyaan standarnya keluar... "apa.. apa... apaa..."

"ini kaki, nak... kalau kaki raihana mana?" hehehe masih bengong dia. belom mudeng kali, umiiiii.....

terus, ke poster alat transportasi. yang sering ditunjuk rai kok gambar truk ya? mungkin karena warnanya ngejreng sendiri. masa truk warnanya orange? ya sudah, "itu truk, naaak."

abis capek muter sana-sini... langsung deh rai membuka-buka kerudungku... oh mau nenen, nak"

yuuuks....

--------

rai emang sedang memasuki fase meniru. pernah tuh aku sampe melongo melihatnya. abinya raihana suka sekali mengimpor tivi ke dalam kamar. emang sih seringnya pas rai lagi tidur. tapi pernah pula pas dia lagi asyik maen di situ.

suatu waktu, abi meninggalkan tipi menyala sedangkan dia lagi ada temen datang gitu deh. si rai yang dari tadi penasaran dengan suara tipi langsung turun dari tempat tidur menghampiri tipi itu. kebetulan gambarnya agak2 burem. banyak semutnya. eh, ujug2 rai mencari remotenya lalu seperti tau aja mencet2 tu remote ke arah tipi. wadddoww... langsung aku matiin aja tuh tipi. nak, nak... kamu bertindak kayak gitu karena ngeliatin kita ya? wah wah wah.. warning. besok2 kalo bs no tipi ya, bi!

--------------

raihana... umi kangen nih.

Minggu, 19 Oktober 2008

DUKUNG RUU PORNOGRAFI!

buat temen-temen yang masih peduli terhadap masa depan generasi muda mendatang! peduli dengan masa depan anak-anak kita, masih menginginkan kejernihan jiwa mereka...

yuk, rame2 kita dukung RUU Pornografi! jangan mau kalah dengan para pebisnis pornografi yang mendapatkan uang dengan cara merusak moral bangsa!

dukung dengan memasang banner ini:

RUU Pornografi? Yes!

atau klo mau pilih yg lain, bisa pilih di sini!

-------------------------------

10 Kekeliruan dalam Wacana Anti RUU Pornografi
Ditulis pada Oktober 5, 2008 oleh ade armando

Seusai Ramadhan ini, DPR akan membicarakan kembali RUU Pornografi yang kontroversial. Ada harapan,RUU ini bisa disahkan menjadi UU sebelum akhir tahun. Kritik terhadap draft RUU yang beredar sudah banyak terdengar. Sebagian kritik bahkan sampai pada tahap “Hanya satu kata – Lawan!”. Sembari mengakui bahwa RU tersebut masih mengandung beberapa hal yang perlu diperebatkan, saya merasa salah satu persoalan yang mendasari ketajaman kontroversi adalah adanya kekeliruan mendasar dalam mempersepsikan dan menilai RUU ini. Saya ingin berbagi pandangan tentang apa yang saya lihat sebagai 10 kekeliruan mendasar dalam kritik terhadap RUU. Laporan lebih lengkap tentang RUU Pornografi ini sendiri akan dimuat dalam Majalah Madina edisi Oktober ini.

Rangkaian kekeliruan cara pandang tersebut adalah:

1. RUU Pornografi ini bertentangan dengan hak asasi manusia karena masuk ke ranah moral pribadi yang seharusnya tidak diintervensi negara.

Argumen ini memiliki kelemahan karena isu pornografi bukanlah sekadar masalah moral. Di berbagai belahan dunia, perang terhadap pornografi dilancarkan karena masalah-masalah sosial yang ditimbulkannya. Pornografi diakui – bahkan oleh masyarakat akademik—sebagai hal yang berkorelasi dengan berbagai masalah sosial.

Kebebasan yang dinikmati para pembuat media pornografis adalah sesuatu yang baru berlangsung sekitar 30-40 tahun terakhir. Sebelumnya untuk waktu yang lama, masyarakat demokratis di berbagai belahan dunia memandang pornografi sebagai “anak haram” yang bukan hanya mengganggu etika kaum beradab tapi juga dipercaya membawa banyak masalah kemasyarakatan.

Saat ini pun, industri pornografi yang tumbuh pesat dalam beberapa dekade terakhir dipercaya mendorong perilaku seks bebas dan tidak sehat yang pada gilirannya menyumbang beragam persoalan kemasyarakatan: kehamilan remaja, penyebaran penyakit menular melalui seks, kekerasan seksual, keruntuhan nilai-nilai keluarga, aborsi, serta bahkan pedophilia dan pelecehan perempuan. Sebagian feminis bahkan menyebut pornogafi sebagai “kejahatan terhadap perempuan”.

Karena rangkaian masalah ini, plus pertimbangan agama, tak ada negara di dunia ini yang membebaskan penyebaran pornografi di wilayahnya. Bentuk pengaturannya memang tak harus dalam format UU Pornografi, namun dalam satu dan lain cara, negara-negara paling demokratis sekali pun mengatur soal pornografi.

Di sisi lain, argumen bahwa soal “moral” seharusnya tidak diatur negara juga memiliki kelemahan mendasar. Deklarasi Univeral Hak-hak Asas Manusia (ayat 29), misalnya, secara tegas menyatakan bahwa pembatasan terhadap kebebasan berekspresi dapat dilakukan atas dasar, antara lain, pertimbangan moral dalam masyarakat demokratis. Hal yang sama tertuang dalam amandemen Pasal 28J UUD 1945. Dengan begitu, kalaupun RUU ini menggunakan pendekatan moral pun sebenarnya tetap konstitusional.

2. RUU ini memiliki agenda penegakan syariah.Tuduhan ini sulit diterima karena RUU ini jelas memberi pengakuan hukum terhadap sejumlah bentuk pornografi. RUU ini menyatakan bahwa yang dilarang sama sekali, hanyalah: adegan persenggamaan, ketelanjangan, masturbasi, alat vital dan kekerasan seksual. Pornografi yang tidak termasuk dalam lima kategori itu akan diatur oleh peraturan lebih lanjut.

Dengan kata lain, RUU ini sebenarnya justru mengikuti logika pengaturan distribusi pornografi yang diterapkan di banyak negara Barat. Mengingat ajaran Islam menolak semua bentuk pornografi, bila memang ada agenda Syariah, RUU ini seharusnya mengharamkan semua bentuk pornografi tanpa kecuali.

Dengan RUU ini, justru majalah pria dewasa seperti Popular, FHM, ME, Playboy (Indonesia) akan memperoleh kepastian hukum. Mereka diizinkan ada, tapi pendistribusiannya akan diatur melalui peraturan lebih lanjut.

Memang benar bahwa kelompok-kelompok yang pertama berinsiatif melahirkan RUU ini, sejak 1999, adalah kelompok-kelompok Islam. Begitu juga dalam prosesnya, dukungan terhadap RUU ini di dalam maupun di luar parlemen, lazimnya datang dari komunitas muslim. Dalam perkembangan terakhir, bahkan pembelahannya nampak jelas: Konnferensi Waligereja Indonesia dan Persatuan Gereja Indonesia meminta agar RUU tidak disahkan; Majelis Ulama Indonesia mendukung RUU.

Namun kalau dilihat isi RUU, agak sulit untuk menemukan nuansa syariah di dalamnya. Ini yang menyebabkan Hizbut Tahrir Indonesia secara terbuka mengeluarkan kritik terhadap RUU yang dianggap mereka sebagai membuka jalan bagi sebagian pornografi. Bagaimanapun, HTI juga secara terbuka menyatakan dukungan atas pengesahannya dengan alasan “lebih baik tetap ada aturan daripada tidak ada sama sekali”.

3. RUU ini merupakan bentuk kriminalisasi perempuan.Tuduhan ini sering diulang-ulang sebagian feminis Indonesia. Tapi, sulit untuk menerima tuduhan ini mengingat justru yang berpotensi terkena ancaman pidana adalah kaum lelaki. RUU ini mengancam dengan keras mereka yang mendanai, membuat, menawarkan, menjual, menyebarkan dan memiliki pornografi. Mengingat industri pornografi adalah industri yang dibuat dan ditujukan kepada (terutama) pria, yang paling terancam tentu saja adalah kaum pria.

RUU ini memang juga mengancam para model yang terlibat dalam pembuatan pornografi. Namun ditambahkan di situ bahwa hanya mereka yang menjadi model dengan kesadaran sendiri yang akan dikenakan hukuman. Dengan begitu, RUU ini akan melindungi para perempuan yang misalnya menjadi “model” porno karena ditipu, dipaksa, atau yang gambarnya diambil melalui rekaman tersembunyi (hidden camera).

Para pejuang hak perempuan juga lazim berargumen bahwa RUU ini membahayakan kaum perempuan karena banyak model yang terjun ke dalam bisnis pornografi karena alasan keterhimpitan ekonomi. Sayangnya, kalau dilihat muatan pornografi yang berkembang di Indonesia, argumen itu nampak tidak berdasar. Para model pornografi itu tidak bisa disamakan dengan para pekerja seks komersial kelas bawah yang tertindas. Para model itu mengeruk keuntungan finansial yang besar dan sulit untuk membayangkan mereka melakukannya karena keterhimpitan dalam struktur gender yang timpang.

4. Definisi pornografi dalam RUU sangat tidak jelas.Secara ringkas, definisi pornografi di dalam RUU ini adalah: "materi seksualitas melalui media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat”.

Para pengeritik RUU menganggap, definisi ini kabur karena penerapannya melibatkan tafsiran subjektiif mengenai apa yang dimaksudkan dengan “membangkitkan hasrat seksual” dan “melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat”. Karena kelemahan itu, para pengeritik menganggap RUU sebaiknya ditunda atau dibatalkan pengesahannya.

Kritik semacam ini tidak berdasar karena definisi soal pornografi yang lazim berlaku di seluruh dunia – kurang lebih – seperti yang dirumuskan dalam RUU itu. Ensiklopedi Encarta 2008, misalnya menulis pornografi adalah film, majalah, tulisan, fotografi dan materi lainnya yang eksplisit secara seksual dan bertujuan untuk membangkitkan hasrat seksual. English Learner’s Dictionary (1986-2008) mendefinisikan pornografi sebagai literatur, gambar film, dan sebagainya yang tidak sopan (indecent) secara seksual.

Di banyak negara, pengaturan soal pornografi memang lazim berada dalam wilayah multi-tafsir ini. Karena itu, pembatasan tentang pornografi bisa berbeda-beda dari tahun ke tahun dan di berbagai daerah dengan budaya berbeda. Sebagai contoh, pada tahun 1960an, akan sulit ditemukan film AS yang menampilkan adegan wanita bertelanjang dada, sementara pada abad 21 ini, bagian semacam itu lazim tersaji di filmfilm yang diperuntukkan pada penonton 17 tahun ke atas. Itu terjadi karena batasan “tidak pantas” memang terus berubah.

Soal ketidakpastian definisi ini juga sebenarnya lazim ditemukan di berbagai UU lain. Dalam KUHP saja misalnya, definisi tegas “mencemarkan nama baik” atau “melanggar kesusilaan” tidak ditemukan. Yang menentukan, pada akhirnya, adalah sidang pengadilan. Ini lazim berlaku dalam hukum mengingat ada kepercayaan pada kemampuan akal sehat manusia untuk mendefinisikannya sesuai dengan konteks ruang dan waktu.

5. RUU ini mengancam kebhinekaanCara pandang keliru ini nampaknya bisa terjadi karena salah baca. Dalam draft RUU yang dikeluarkan pada 2006, memang ada pasal-pasal yang dapat ditafsirkan sebagai tidak menghargai keberagaman budaya. Misalnya saja, aturan yang memerintahkan masyarakat untuk tidak mengenakan pakaian yang memperlihatkan bagian tubuh yang sensual seperti payudara, paha, pusar, baik secara keseluruhan ataupun sebagian.

Ini memang bermasalah karena itu mengkriminalkan berbagai cara berpakaian yang lazim di berbagai daerah. Tak usah di wilayah yang dihuni masyarakat non-muslim; di wilayah mayoritas muslim pun, seperti Jawa Barat, kebaya dengan dada rendah adalah lazim. Hanya saja, pasal-pasal itu seharusnya sudah tidak lagi menjadi masalah karena sudah dicoret dari RUU yang baru.

Begitu juga dengan kesenian tradisional yang lazim menampilkan gerak tubuh yang sensual, seperti jaipongan. Dalam RUU yang baru, tak ada satupun pasal yang menyebabkan kesenian semacam itu akan dilarang. RUU ini bahkan menambahkan klausul yang menyatakan bahwa pelarangan terhadap pornografi kelas berat (misalnya mengandung ketelanjangan) akan dianulir kalau itu memiliki nilai seni-budaya.

6. RUU ini akan mengatur cara berpakaian.Sebagian pengeritik menakut-nakuti masyarakat bahwa bila RUU ini disahkan, perempuan tak boleh lagi mengenakan rok mini atau celana pendek di luar rumah. Ini peringatan yang menyesatkan. Tak satupun ada pasal dalam RUU ini yang berbicara soal cara berpakaian masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

7.RUU ini berpotensi mendorong lahirnya aksi-aksi anarkis masyarakat.Para pengecam menuduh bahwa RUU ini akan membuka peluang bagi tindak anarkisme masyarakat, mengingat adanya pasal 21 yang berbunyi: “Masyarakat dapat berperan serta dalam melakukan pencegahan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi.”

Tuduhan ini agak mencari-cari, karena dalam pasal berikutnya, RUU menyatakan bahwa “peran serta” masyarakat itu hanya terbatas pada: melaporkan pelanggaran UU, menggugat ke pengadilan, melakukan sosialisasi peraturan, dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat.

Dengan kata lain, justru RUU ini memberi batasan yang tegas terhadap kelompok-kelompok yang senang main hakim sendiri bahwa dalam alam demokratis, peran serta itu tak boleh ditafsirkan semena-mena.

8. RUU ini tidak perlu karena sudah ada perangkat hukum yang lain untuk mengerem pornografi. Para pengeritik lazim menganggap RUU ini sebagai tak diperlukan karena sudah ada KUHP yang bila ditegakkan akan bisa digunakan untuk mengatur pornografi.

Argumen ini lemah karena sejumlah hal. Pertama, KUHP melarang penyebaran hal-hal yang melanggar kesusilaan yang definisinya jauh lebih luas daripada pornografi. KUHP pun menyamaratakan semua bentuk pornografi. Selama sesuatu dianggap “melanggar kesusilaan”, benda itu menjadi barang haram yang harus dienyahkan dari Indonesia. Dengan demikian, KUHP justru tidak membedakan antara sebuah novel yang di dalamnya mengandung muatan seks beberapa halaman dengan film porno yang selama dua jam menghadirkan adegan seks. Dua-duanya dianggap melanggar KUHP.

RUU ini, sebaliknya, membedakan kedua ragam pornografi itu. Media yang menyajikan adegan pornografis kelas berat memang dilarang, tapi yang menyajikan muatan pornografis ringan akan diatur pendistribusiannya.

Lebih jauh lagi, sebagai produk di masa awal kemerdekaan, KUHP memang nampak ketinggalan jaman. Terhadap mereka yang membuat dan menyebarkan hal-hal yang melanggar kesusilaan, KUHP hanya memberi ancaman pidana penjara maksimal 18 bulan dan denda maksimal empat ribu lima ratus rupiah! KUHP juga tidak membedakan perlakuan terhadap pornografi biasa dan pornografi anak.

9. RUU Pornografi tidak perlu, yang diperlukan adalah mendidik masyarakat.Para pengecam menganggap bahwa sebuah pornografi tidak diperlukan karena untuk mencegah efek negatif pornografi yang lebih penting adalah memperkuat kemampuan masyarakat untuk menolak dan menseleksi sendiri pornografi. Jadi yang diperlukan adalah pendidikan melek media dan bukan Undang-undang.

Argumen ini lemah karena bahkan para pendukung mekanisme pasar bebas pun, lazim mempercayai arti penting aturan. Bila pornografi memang dipercaya mengandung muatan yang negatif (misalnya mendorong perilaku seks bebas, melecehkan perempuan, mendorong kekerasan seks, dan sebagainya), maka negara lazim diberi kewenangan untuk melindungi masyarakat dengan antara lain mengeluarkan peraturan perundangan yang ketat.

Di Amerika Serikat, sebagai contoh sebuah negara yang demokratis, terdapat aturan yang ketat terhadap pornografi yang dianggap masuk dalam kategori cabul (obscene). Di sana pun, masyarakat tak diberi kewenangan untuk menentukan sendiri apakah mereka mau atau tidak mau menonton film cabul, karena begitu sebuah materi pornografis dianggap ‘cabul’, itu akan langsung dianggap melanggar hukum.

Pendidikan untuk meningkatkan daya kritis masyarakat tetap penting. Namun membayangkan itu akan cukup untuk mencegah efek negatif pornografi, sementara gencaran rangsangan pornografi berlangsung secara bebas di tengah masyarakat, mungkin adalah harapan berlebihan.

10. RUU ini mengancam para seniman.

Tuduhan bahwa RUU ini akan mengekang kebebasan para seniman juga mencerminkan kemiskinan informasi para pengecam tersebut. RUU ini justru memberi penghormatan khusus pada wilayah kesenian dan kebudayaan, dengan memasukkan pasal yang menyatakan bahwa pasal-pasal pelarangan pornografi akan dikecualikan pada karya-karya yang diangap memiliki nilai seni dan budaya.

Kamis, 09 Oktober 2008

basa-basi membosankan: gubraks!

hari ini emang hari pertama semua orang kantor masuk. mungkin yang masih punya cuti aja yg blm masup. sedangkan aku udah dari dua hari yang lalu masuk demi membayar utang cuti.

hari pertama gini, orang-orang pada sibuk mengucapkan met lebaran, maap2an, nanya liburan ke mana ajah. setiap ketemu siapa gitu, langsung deh maap2an.

jujur aja, daku bosan dengan basa-basi itu. capek. yang penting kan hati ini udah memaapkan semuanya. and karena daku merasa jarang berinteraksi, jadi daku merasa tak perlu berbasa-basi.

beginilah dampak sifat cueks daku ini. hehehe. maap ye.

btw, daku sedang mencari kepingan2 memori yang hilang tentang pekerjaan hehe. lost memory nih.

Rabu, 08 Oktober 2008

degdegan...

menyimak kondisi perekonomian dunia sekarang benar2 bikin sport jantung. semua sedang bergolak. indeks saham melorot. perdagangan saham di indonesia ditutup sementara. kondisi ini terjadi berawal dari memburuknya perekonomian AS saat ini. Bisa jadi, apa yang terjadi di AS bisa menglobal dalam hitungan detik.

aku yang nggak ngerti masalah ini jadi waswas. aku baca di eramuslim, kalau saja pemerintahan AS menerapkan kebijakan memotong nilai mata uang dollarnya... maka, kita bisa saja kembali ke masa sukarno dulu. saat orang-orang kaya tiba-tiba jatuh miskin. uang jutaan rupiah menjadi hanya beberapa rupiah saja. hiiii... seyeeeem!

selagi aku masih tergidik ngeri membayangkan peristiwa itu, si mpok mimin tiba-tiba aja dateng ke sini. dia sibuk mencari informasi wakala-wakala yang ada di depok. dia mau menukarkan uangnya ke dinar.

yup, mungkin ini solusi terbaik untuk menyelamatkan uang kita. banyak sekali minusnya menggunakan uang kartal (kertas) seperti yang berlaku sekarang ini. info lengkapnya di sini. melihat kondisi perekonomian indonesia yang juga ikutan waswas, ada baiknya kita berjaga-jaga.

nah, yang punya simpanan duit banyak di bank.. yok dah, beralih menyimpan dinar-dirham. lebih aman, lebih stabil.

lalu, bagaimana dengan daku? tentu saja minat. tapi simpenannya cuma cukup beli satu keping dinar aja nih... gapapa lah daripada tidak sama sekali.

gimana? ada yang berminat? link alamat wakala (tempat penukaran dinar-dirham) dapat dikilik di sini.

Selasa, 07 Oktober 2008

menghadapi anak 10 bulan ^.^

hahaha! kata suamiku, aku memang lebih cocok jadi ibu bekerja aja daripada jadi ibu rumahan. gimana nggak. selama seminggu lebih bersama raihana... kerjaannya ngeluuuuuh mulu. huuuu... bukan ngeluh biii... tapi curhaaaaat!

mungkin aku memang lagi adaptasi nih dengan jabatan baru sebagai ibu. ternyata bener2 menuntut kesabaran yang ruaaaarrr biasa! aku yang emang dasarnya nggak sabaran, kini mendapat latihan berat untuk bersabar. bersabar dalam artian tenang, tidak cepat emosian dalam menghadapi suatu situasi yang kurang menyenangkan ya. bukan dalam arti yang lain.

iya aku mengakui deh kurang sabar dalam hal ini. maunya segalanya cepat selesai. tapi ya mohon dipahami aja ya... coba deh tanya ke semua ibu2... pasti pernah kan merasakan udah capek, pegel... menghadapi anak yang juga nggak sabaran (kayaknya nurunin siapa ya?), rumah berantakan, perut keroncongan... pasti deh, emosi cepat meninggi. nggak perlu nunggu lama. hehehe.

gimana musti sabar, setiap benda selalu ditanya. apa, apa? itu yang sering rai ucapkan. emaknya ini berusaha sabar menjawabnya. kadang satu benda ditanya sampe lebih dari 5 kali... ya nak... umi selalu jawab kok pertanyaan kamu.

rai sering banget menyodorkan buku yang sama kepadaku, minta dibacakan. kebetulan di rumah baru punya 2 buku tebal yang anti lecek. ganti2an rai nyodorin ke aku. yang penting aku jawab aja baru deh puas. setiap mau tidur or bangun tidur, selalu deh rai mengabsen semua benda di sekitarnya. seneng banget sih. tapi klo ditanya berulang2 ya bosen juga si emak. eit, jangan bosen gitu ah! demi anaaak!

anak seusai itu memang belum paham aktivitas2 berbahaya. sofa di rumah dah abis dijadikan ajang manjat memanjat... turunnya itu yang nyeremin. manjat dah jago, tapi turunnya masih belon jago. emaknya udah ngajarin sih gimana cara turun yang aman dan efektif. tapi ya namanya masih bayi, suka lupa kali yee... rai juga duduknya suka nggak liat2 sekeliling. sering kejedot deh tuh jidat karena sering duduk mepet ama tembok or meja or lemari.

emaknya meleng sedikit, tau2nya udah merangkak keluar rumah. belum lagi kalo pipis, selalu deh dijadikan ajang berenang. mangkanya si emak nggak boleh meleng. harus segera ngepel bekas pipis and ganti celananya yang basah, takut si rai kepleset.

atau, ketika mau makan, maunya dah makan sendiri aja. nggak mau disuapin. mangkok sisa bubur selalu diminta buat dijadikan maenan. klo masih ada buburnya, dibalurin ke seluruh tubuh dan lantai di sekitarnya. mau minum juga syusyah banget. maunya minum sendiri. hasilnya, genangan air berada di mana2. emaknya musti bolak-balik ngepel en ngengantiin bajunya. belum lagi kalau mandi. susaaaah banget ngangkat dia biar keluar dari bak mandi. dibujuk pelan2 nggak mau. akhirnya keseringan dengan sedikit paksaan. alhasil, keluarlah teriakan kencangnya.

pernah, suatu saat raihana lagi asyik maen di ruang tamu. aku nggak tau kalau ada sisa bungkusan kue cokelat di lantai. pas aku liat, rai udah asyik menjilati sisa bungkusan itu. waduuuw, langsung deh daku panik. menarik paksa bungkusan itu. hasilnya, tangisannya menggema sampai2 tetangga pada dateng, mengira rai jatoh atau kenapa2. padahal mah karena ngambek ke aku aja.

iya deh, aku juga salah. aku nggak boleh narik paksa apa2 yang ada di genggamannya. harus lemah lembut kata si abi... aduh, bi... plis deh. hihihi. okeh, aku belajar pelan2 sejak itu. tapi beneran deh jadi lemah lembut itu menggemaskaaaaaan banget. hehehe. tenang... tenang... ambil napas dalem2. cool... cool.... anak klo dikasari malah makin jadi. ntar juga nggak bagus perkembangan jiwanya.

hiks hiks... maap ya nak. umi nggak gitu2 lagi deh. musti pake 1001 akal ya buat ngalihin sesuatu yang kamu belum paham bahayanya.

tapi umi bahagiaaaaa sekali setiap melihat senyum tawamu... melihat aksimu berdoa (udah bisa berdoa loh raihana!), udah bisa ngikutin kukuruyuk ayam... ngomong lamphhruuu (sambil nembur), nurut kalo umi suruh bobo. rai juga dah hapal mana sepatunya. setiap melihat sepatunya dia pasti nunjuk2 sepatu itu minta dipakaikan. lalu kalo udah pakai sepatu, dia akan meraih tangan uminya minta ditatah jalan. udah bisa loh raihana jalan kaki keliling kompleks kontrakan. ketika liat ada ayam ato kucing lewat dia akan berhenti, lalu tangannya akan mengacung2 seperti kita klo manggil ayam gitu... kerrr.. keer.... atau sibuk mencari2 ke langit2 rumah ketika kita bilang mana cicak!

kemarin seharian rai latihan memasukkan benda2 kecil ke dalam wadah yang besar. benda2 kecilnya bisa apa aja: sendok, remote, CD, yang ada di rumah deh diberdayakan. wadah besarnya ya baskom,mangkok, toples. sukses beberapa kali walo sering gagal juga. tapi nggak papa ya rai, namanya juga belajar.

waah, seminggu bersama rai FULLDAY! nano-nano rasanya!

tapi, bi... apa bener umi nggak cocok jadi ibu rumahan? umi akan belajar terus biar bisa jadi ibu yang okeh buat semuanya! maap deh klo masih ada yng bolong2 di sana-sini. dukung umi terus ya, biii!

raihana! tunggu umi yaa...

back to kantor

akhirnya ngantor lagi.... menurut jadwal, daku sebenernya baru masuk tgl 10 okt nanti. namun apa daya, ada utang cuti yang harus dibayar. alasannya sih, supaya daku masih punya jatah cuti tahun ini. asal tau aja yah, daku udah kasbon cuti 6 hari tahun ini. dah ludes des! jadi, mau gimana lagi. hehehe. namanya utang harus dibayar... bukan begitu? bukaaaaan? hehehe.

pas mampir ke blog bunda ina. nggak taunya dah ada hadiah and peer menanti. duh, tengkiu berat ya atas perhatian bunda kepadakyu... nih langsung aku kerjain ya.

ini dia hadiahnyaaaaa!


kalo peernya boleh nyontek dikit ya bundaaa!

The Most Important Person in our Life

1. The most important in my life or our life: Allah SWT
2. Most Important person in our life: Rasulullah SAW
3. The next most important person in our life: abang dan raihana.


berhubung daku punya rekan2 blogger yang rada males ngerjain peer, jadi aku nggak melempar ini ke temen2ku itu ya. hehehe. beneran deh susah banget disuruh ngerjain peer.

Jumat, 26 September 2008

sebelum liburan

sebelum ajal menjemput. izinkan saya mengucapkan:

taqabbalallahu minna wa minkum

http://www.GlitterMaker.com/ - Glitter Graphics


semoga Allah mempertemukan kita lagi di ramadhan tahun depan.
amien.

Kamis, 25 September 2008

10 bulan... menjelang 1 tahun!

dua bulan lagi ya rai genap 1 tahun... rasanya tak sabar menanti saat2 itu....

dan seakrang hari ulang bulan rai yang ke-10. dah pintar apa aja rai??? banyak, mak.

1. dirinya dah kuat. bahkan dah bisa jalan ditatah.
2. emosinya makin berkembang. dah bisa nolak atau menunjukkan rasa tidak sukanya.
3. mpasi mulai diperkenalkan yang agak2 padat. nggak melulu bubur nasi.
4. dah jago makan gigit... gigit makanan, gigit emaknya pula.
5. makin pintar ngoceh. hehehe. setiap diajak jalan2 pasti nanya "apa... apa...." kadang tiba2 aja dia seperti bersenandung. nyanyi sendiri gituh.
6. dah mengerti beberapa perintah. seperti "ke sini, nak!" dia akan segera menghampiri. ketika disuruh nyari sepatunya... dia akan mencari...
7. giginya sudah numbuh 2 di bagian gigi seri bawah. kayaknya bakalan nambah lagi nih, secara hobi gigit menggigitnya makin meningkat belakangan ini.
8. de el el.

dan yang pasti... emaknya sudah merasakan nano-nano bila bersama raihana. ada kesel, capek... tapi kemudian segera musnah melihat wajahnya yang polos menggemaskaaaaa!!!

Selasa, 23 September 2008

all about ten!

mungpung lagi ada kesempatan ngerjain peer, aku cepet2 deh selesai-in. biar libur pun tenang. hahaha. kayak apa aja ya.

makasih ya bunda ina yang rajin banget ngasih peer. daku sebisa mungkin mengerjakannya nih. semoga dapet ponten 10 ya bun!

1. Each blogger must post these rules
2. Each blogger starts with ten random facts/habits about themselves
3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their ten things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose ten people to get tagged and list their names.
4. Don't forget to leave them a comment telling them they've been tagged and to read your blog.

-----------------------------------------------------

10 habits and facts about me.
1. Nama woro
2. anak kedua dari 4 sodara
3. cueks.
4. tinggal di depok dari kecil ampe sekarang. cinta mati dah ama depok. walo sering selingkuh juga ama bandung.
5. nikah, 29 januari 2007 dengan seorang yang sederhana. sederhana penampilan, juga sederhana hatinya.
6. baru punya seorang anak perempuan, raihana putri rahmani. sekarang mau 10 bulan.
7. hobi banget jalan-jalan. tapi sekarang lagi terpending. maklum, baru punya bayi. kasian klo bayinya sering diajak ke sana kemari.
8. orangnya perhitungan banget. negatif banget yah. tapi sekarang dah belajar berbagi... semua karena suamiku.
9. paling bete klo disangka kerja itu demi karier. plis deh, klo boleh memilih sih pengen di rumah saja ama raihana. huhuhu.
10. rajin ngeblog sejak lama. hehehe.

-----------------------------------------------------

10 first time....
1. First time naik kapal terbang, waktu di tmii di anjungan museum transportasi. hehehe.
2. First time beranak,26 nov 2007, pukul 19.55 WIB. BB 3 kg, TB 50 cm
3. First time gi overseas, mimpi aja blm pernah. hahaha.
4. First time duduk jauh daripada family, waktu kuliah di bandung selama 2,5 thn. tapi seru loh! enak ternyata jauh dari keluarga. hahaha.
5. First time kerja, di bumi aksara tahun 2002.
6. First time rasa diri gemuk, waktu hamil rekor ampe 49 kg. klo normal sih paling tinggi 41-42 kg.
7. First time jatuh cinta, wah waktu SMP kali ye... ampe kebawa mimpi segala. halah. masih cinta monyet gitu. and daku itu tipenya memendam rasa. jadi orang yg aku sukai itu nggak pernah tau. kasian yah! hahaha.
8. First time rasa diri cantik, waktu suamiku pertama kali bilang, i lov you!
9. First time masuk cinema, waktu sd... saat itu ada acara nonton bareng satu sekolahan di bioskop sandra depok (sekarang dah alm.).
10. First time admitted in hospital, pernah dioperasi tahun 2002. terus kemaren waktu melahirkan... nggak mau ah dioperasi lagi!

-----------------------------------------------------

ini ada juga peer 10 dari bunda cise. ini agak malu nih nulisnya soalnya yg kudu ditulis itu adalah yang rada2 gitu. rada aneh, rada rahasia, rada biasa. hehehe. apa yah? cari contekan dulu ya. hehehe.

10 hal
rada aneh, rada rahasia, rada biasa....
1. dulu suka banget dengan cerita2 dongeng. yang paling suka itu film kartun dongeng hc andersen. seruuu deh. waktu kecil selalu berkhayal pengen ketemu pangeran tampan. akhirnya ketemu sih, namun... selain tampan wajahnya ternyata juga tampan hatinya. uhuy!

2. pernah berantem sama temen sebangku waktu sd gara2 dia memasuki perbatasan meja kekuasaanku. namanya irfan. seru deh. dah gitu dulu kan model tas presiden gitu ya. jadi deh tuh tas jadi pembatas daerah kekuasaan masing2.

3. suka banget jalan-jalan. terutama bareng mami. pernah tuh bela2in naek bus patas AC depok-kota PP nggak turun2. sampe2 ditanyain supir... turun di mana, bu?

4. sekali-sekalinya nyontek itu waktu smp kelas 3. pelajaran fisika. maluu deh. soalnya niat nyontek di buku tapi nggak bisa. maklum amatiran. trus kapok deh nyontek2. soale tetep dapet nilai jelek. hahaha.

5. pernah iri ama temen smp. sebenernya sih saingan peringkat kelas aja. aku iri aja kok dia peringkatnya di atasku terus yah. trus pas sma ketemu lagi, sekelas lagi. makin bete deh. hehehe.

6. pernah dikecewain temen waktu sma. daku cerita2 tentang keirianku ini. eh, dikasih tau ke orang itu. malu berat dunk daku. semenjak itu daku jadi nggak percayaan ama orang. dikecewakan itu nggak asyik. itulah pertama kali daku marah ama orang. sampe sesak napasku! tapi terus kapok ah, nggak mau marah ama orang lagi. capek. mending cueks aja.

7. obsesi pengen ke bromo nggak kesampean. hiks hiks....

8. suka makan apa pun. eit! bukan macan yah! maksudnya aku bukan orang yang suka milih-milih makanan. asal enak, sehat, halal... embaaaaat! alhamdulillah, raihana ketularan jadi suka ama semua makanan. semoga nggak malu2in kayak emaknya yah. lebih elegan lagi ya nak!

9. paling nggak suka MENUNGGU! itu adalah pekerjaan paling ngebeteeeeiiiiin! plis ya buat temen2 yang janjian ama akyu... be on time!

10. masih sering kangen ama bandung. kapan yah maen ke sono lagi!

-----------------------------------------------------

alhamdulillah selese!

aku mau ngelempar lagi nggak ya? ah, nggak dulu deh. sudah mendekati waktu libur. tapi liat aja nanti ya... siap2!

libur lebaran 1429 H

dooh... suasananya emang dah suasana liburan yah. di tivi semua berita lagi meliput acara mudik lebaran. daku mudik ke mana ya? ah, mudikku deket kok. nggak musti berjubel2 di stasiun or terminal. cukup naek motor or angkot, 15 menit nyampe. hehehe.

agenda selama libur ke mana aja nih? ah, nggak ada rencana muluk2 kok. paling silaturahmi ke rumah teman. or klo abinya rai ngajak jalan2, ya jalan2.... situasional ajah. nggak usah pake planning-planningan ntar malah pening karena nggak jadi.

daku mulai libur tgl 27 sep-7 okt 08.

bingung... bingung... tuk memikirkan!

hehehe. iya nih. aku lagi bingung.

tadi pagi sewaktu ke rumah neneknya rai, aku melihat kakek rai lagi asyik menggendong dede fatimah. seketika aku langsung nggak enak. duh, gimana ya? kehadiran rai di sini mengganggu ga ya? gimana rasanya kakek ama nenek ngasuh dua cucu bersamaan begini? yang satu usianya masih belum genap satu bulan, yang satu dah menginjak 10 bulan, lagi aktif-aktifnya ke sana kemari. bisa dibayangkan lelahnya sang kakek nenek. apa ya yang ada di benak mereka? apakah benar mereka merasa lelah? ya pasti dunk.... mungkin mereka sebenarnya mengharapkan masa tua yang tenang. eh, ini malah sibuk ngurus cucu. hiks hiks hiks... seketika rasa bersalahku membuncah hebat. ketika menuju ke kantor, aku tanya kondisi ini ke suamiku. dia pun tak bisa berkata banyak. sesekali aku melihat suamiku mengusap matanya. tidak begitu jelas memang. karena aku berada di belakang dia. lagi diboncengin motor. aku intip dari kaca spion tak kelihatan jelas. apakah dia juga menangis?

ah... dilematis... semua dilematis!

ada beberapa opsi jalan keluar:
1. raihana diasuh di rumah aja oleh orang lain. ini riskan. di rumah suamiku tak ada siapa2 yang bisa memantau. nggak akan ketahuan nanti anakku diapain. aku juga ragu bila memberi pengasuhan ke orang lain. takut ga bener. jadi musti cari orang yang bener2 terpercaya, tingkah lakunya baik, tutur katanya sopan, akhlaknya mulia. adakah?
ini juga belum tentu disetujui nenek rai karena beliaulah yang meminta rai diasuh olehnya.

2. raihana diasuh oleh istri rekan kerjaku yang kebetulan rumahnya ada di sebelah kantor. jadi kan deket tuh klo mau nengokin. masalahnya, ibu-ibu yang bisa aku percaya kebanyakan juga sedang mempunyai bayi. bisa repot klo ngasuh dua bayi. ini juga belum aku konsultasikan ke nenek rai. takut beliau nggak setuju.

3. aku berhenti kerja. hiks. ini sebenernya yang ideal. tapi tidak ideal untuk kantong keluarga kami. aku kerja juga dalam rangka membantu kebutuhan rumah tangga. klo aku berhenti, akan ada pos-pos melompong yang senantiasa minta diisi. lalu, aku juga takut neneknya rai makin sedih melihatnya. ah, apakah ini yang membuat suamiku menangis?

aku harus mulai membicarakan ini ke nenek-kakek. agar mereka juga tidak kelelahan. tapi masih terbersit rasa khawatir....
beranikah aku membicarakan ini sementara aku tahu, masalah ini akan semakin diperluas ke mana-mana? ikhlaskah mereka dengan kondisiku?

ya Allah, bantulah aku!

syusyeee deh

jadi orang cueks itu emang enak. cueks yg bukan setengah-setengah ya!
cueks yang cueks abisss...

dulu mungkin terasa sekali nggak enaknya.
tapi kini, baru deh terasa nikmatnyah!

hidup cueks!

Jumat, 19 September 2008

makin kangeeen!

waaa... kini masih asyik loh jalan-jalan bareng rai! setiap pergi jalan-jalan... dia akan sibuk menunjuk ini itu sambil ngomong, "apa... apa..." umi jadi semangat deh ngejelasin ini itu... moga rai ngerti yah. hihihi. abis, umi semangat banget sih jadi ngejawabnya nggak nimbang2 dulu apakah rai ngerti apa nggak.

tapi kadang capek juga sih, lah wong benda itu udah pernah ditanya, eh ditanya lagi... ditanya lagi... yah, namanya juga anak-anak....

tapi aku ceneeeeeeeeeeeeeeeeeng! jadi kangen pengen jalan2 ama rai!

Kamis, 18 September 2008

ada apa dengan dirimu?

semalam aku bermimpi ketemu kamu lagi.
kamu begitu gelisah, begitu gundah.
kau datang padaku, memintaku menghilangkan gundahmu.

adakah yang mengganggumu?
apa yang bisa kubantu?

ah, kau begitu dekat...
tapi terasa jauh.

di manakan kamu sekarang?

ini dia dapet kado lagi dari bunda ina

makasih ya bunda... selalu ingat kepada diriku ini... hadiah ini aku dedikasikan untuk bunda ina seoraaaaaang!

raihana punya sepupu...

setelah 9 bulan menjadi satu-satunya cucu nenek, kini raihana punya "saingan". alhamdulillah, istri adikku si bayu sudah melahirkan subuh kemarin, 18 september 2008. dialah saingan rai. namanya dedek fatimah. lahirnya imut banget cuma 2,4 kg TB 46 cm... beda ama rai yg pas 3 kg, Tb 50 cm.... namun, syukurnya, si dedek ini lahir normal. ibunya langsung sehat gitu. jadi tak perlu berlama-lama di tempat bidan. sore kemaren langsung pulang....

selamat ya om bayuuu... dah jadi bapak... tante eniii.. dah jadi emak. hehehe.

yang langsung terbayang dipikiran emaknya raihana adalah... raihana akan punya teman maen nantinya... maen masak-masakan, maen boneka, maen peran.... ah, tak sabar melihat dua bocah ini tumbuh besaaar!

aku senang anak perempuaaaaaaaaaaaaaan!

Minggu, 14 September 2008

peringkat ke-4

klo aku lagi pake judul ini di status YM, ada aja temen yang nanya. hehehe.


baiklah, aku jelaskan ya....

maksudnya peringkat 4 lagee itu adalah peringkat paling tinggi yang diperoleh alonso selama balapan musim ini.

sekian dan terima kasih. hehehehe.

abi, nak... bukan abah!

kosakata baru raihana: abah....
dia suka sekali mengulang kata2 abah. mungkin maksudnya abi, tapi blm bisa ngomong "i", jadilah abah....

raihana sudah mengenal mana abi. setiap ditanya mana abi? dia akan memalingkan pandangannya ke arah abinya.
tapi, setiap melihat foto bapak2... langsung menyebut abah sambil menunjuk gambar itu.

nak, nak...
itu bukan foto abi, sayaaaaang.....


foto abi raihana itu yang ini!

abi ganteng, kan?

hidup itu pilihan

hidup itu penuh dengan pilihan.
bahkan hidup itu memang sudah menjadi pilihan.

sebelum memilih, kita tak pernah tahu apakan apa yang kita pilih ini sudah benar atau belum.
karena itu, Allah lah tempat meminta pertolongan.
membantu memilihkan.

ketika sudah memilih, konsistenlah.
ketika sudah memilih, terima segala konsekuansinya.

aku sudah nyaman dengan pilihanku.
sudah menerima baik-buruknya.

jadi biarkan aku konsisten terhadap pilihanku.

mohon jangan digugat
karena semua sudah terlambat

Rabu, 03 September 2008

sindrom bingung emak

Anak bayi biasanya itu bingung putting. Maksudnya ya bingung antara susu botol and ASI. Kebanyakan anak yang bingung putting enggan untuk menetek langsung ke ibunya.
Tapi tidak dengan raihana.

Raihana tidak pernah bingung putting. Minum pake botol oke, minum langsung dari pabriknya juga oke. Nggak ada masalah and selalu abis minumnya. Namun raihana memiliki kebingungan yang lainnya, yaitu bingung emak.

Begini ceritanya.

Seperti yang pernah aku ceritakan sebelumnya, raihana selalu dititipkan ke neneknya setiap emaknya ini pergi ke kantor. Dari usia 3 bulan sampe hari ini udah jadi anak jalanan. Tiap pagi dan sore selalu bepergian dari ke rumah cagar alam dan rumah nenek rai. Selama delapan jam waktu rai lebih banyak habis bersama nenek-kakeknya. Waktu dengan emaknya dalam sehari memang sisanya, namun kebanyakan diisi agenda tidur rai sebanyak kurleb 10 jam di rumah cagar alam. Jadinya hanya 6 jam bersama emak. Itu juga tidak full bermain. Kebanyakan acaranya ya campur2. Atau emaknya malah berada dalam kondisi sibuk ngurusin rumah and suami. Jadi kurang berkualitas deh. Kecuali hari sabtu-minggu yang emang full bersama emak.

Selama 8 jam itu, raihana mengisinya penuh dengan acara bermain. Ya paling diselingi acara bobo siang. Tapi kondisinya sangat berbeda. Di waktu delapan jam itu, raihana benar2 bisa mengeksplorasi segala rasa dan keingintahuannya bermain didampingi neneknya. Jadi sangatlah wajar kalo rai dekat juga ke neneknya.

Secara fisik, aku dan ibuku (nenek rai) kata orang memiliki kemiripan wajah dan potongan tubuh (sama-sama kuyus). Sama-sama pake jilbab. Sama-sama punya arti (kali yee) buat rai. Hehehe. Maka tak jarang, apabila ada aku dan ibuku di tempat yang sama, rai kadang bingung. Neneknya kadang-kadang kalah, tapi seringnya aku yang kalah. Rai lebih memilih digendong nenek dibanding emaknya. Neneknya pergi sebentar aja dah nangis. Hehehe. Awalnya sih, aku sedih banget. Tapi ya sudah risiko ya jadi PTM. Yang penting sih, bukan tetangga ini yang jadi “sainganku”.

Pernah suatu sore, waktu itu ketika aku pulang kantor hujan deras. Sampe rumah nenek (dalam rangka menjemput rai pulang) hujan turun sangat lebat. Ada petirnya pula. Rai baru aja bangun tidur. Abinya rai juga blm sampe karena terjebak hujan di jalan.

Di rumah nenek cuma ada aku, nenek rai, and rai. Raihana ketakutan mendengar suara hujan deras dan petir. Awalnya rai memilih digendong neneknya. Ya sudah gapapa. Aku bias mandi kalau begitu, pikirku. Tapi ketika aku mau beranjak keluar kamar, rai nangis nggak mau ditinggal emaknya. Jadilah aku yang gendong. Lalu, neneknya rai mau beresin piring. Rai nangis juga nggak mau ditinggal neneknya. Jadilah aku dan nenek rai gonta-ganti gendong rai, sesuai permintaan rai and sama-sama nggak bisa ke mana2.
Dalam hati aku bertanya2, kenapa rai begini? Jangan2 raihana kena sindrom bingung emak karena di situ ada aku dan neneknya. Pikirku lagi, mungkin rai bingung mana emaknya karena muka kedua orang di dekatnya ini ampir mirip. Hiks.

Tapi, apakah benar emang mirip?

Selasa, 26 Agustus 2008

raihana 9 bulan

alhamdulillah... syukur tak terhingga, raihana kini telah beranjak 9 bulan dalam kondisi sehat walafiat... walo beberapa waktu lalu sempat bikin panik nenek, tapi semua bisa dilalui dengan baik.

bb rai waktu nimbang di posyandu awal bulan lalu sudah 8,8 kg. mungkin sekarang sudah 9 kg ya.. sama seperti umurnya. tb-nya ga diukur sih. maklum, waktu ke posyandu itu agendanya pemberian vitamin A untuk para balita. jadi abis nimbang bb langsung deh glek vitamin A-nya.

dah bisa apa aja rai? dah banyaaak....

  1. klo main dah bisa fokus. bisa mencari mainannya yang umi umpetin. kadang sih pake kesel ya rai! rai klo dah kesel pasti deh membanting2 tangannya, mewek sampe mulut seperti hufuf U terbalik, klo kesel beneran keluar air mata, klo pura-pura kesel, mewek doang. hehehe.
  2. paling seneng maen petak umpet. rangkaknya cepet deh ketika mencari umi yang sedang bersembunyi. saking senengnya sampe jejeritan tuh bocah. uminya deh yg capek lari ke sono-sini.
  3. udah jago manjat. tangga di rumah nenek dah sering rai panjat. duh, ngeri deh ngikutin kamu naek tangga! klo kursi or tempat tidur belon jago banget karena agak tinggi. nggak nyampe kaki rai menjangkaunya.
  4. dah bisa diajak maen pok ame ame... hihihi lucu deh kamuuu....
  5. dah bisa diajarin dadah-dadahan... hehehe.
  6. seneng banget maen bareng sama anak2 kecil laen. jejeritan gitu. tapi masih posesif ama barang mainannya. jadi klo diminta masih nggak mau ngasih. klo umi minta mainannya sih ngasih, maenannya disodorin ke umi, tapi tetep nggak boleh diambil. hehehe.
  7. udah ga mau digendong sama orang yang belon dikenal.
  8. udah sadar nama. siapapun yang manggil namanya, nengok deh. hehehe.
  9. berdiri dengan berpegangan ke dinding or meja kecil dah jago. ga perlu dibantu lagi dah bs berdiri sendiri.
  10. lagi belajar masukin barang. hehehe. tadinya kan dah jago ngeluarin dan membuka barang!
  11. mpasinya dah meninggkat agak kasar teksturnya. umi dah jarang bikin bubur beras halus. seringnya bikin bubur nasi. rai jg dah bs pegang makanan sendiri, seperti potongan melon, biskuit bayi.
  12. gigi dah dua! gigi seri bagian bawah. siap2 nambah gigi lagi yaa...
  13. de el el.

foto rai 9 bulan belum ada nih. musti minjem camdig om-nya dulu. hehehe.

umi selalu mendoakan, raihana senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, kepintaran, kesalehan, berguna bagi agama, berbakti pada orang tua, amieeen.

Jumat, 15 Agustus 2008

dapet cipratan hadiah lagi

bunda ina bener2 deh suka berbagi... hehehe makasih ya. tapi kali ini aku nggak begitu pede dengan award ini. Creative blog? ah, kayaknya masih jauh deh klo blogku ini dibilang kreatif...

btw, makasih ya bunda atas perhatiannya!


ini dia awardnya....

It has been done according to the following rules:
1. The winner may put the logo on her blog.
2. Put a link to the person you got the award from.
3. Nominate 5 blogs.
4. Put links to the blogs.
5. Leave a message for your nominees

Kamis, 14 Agustus 2008

yuk, kita geratak!

ini dia hobi baru rai... mengeluarkan semua isi... laci, meja, dompet, keranjang, de el el.

Selasa, 12 Agustus 2008

raihana dan cintanya...

raihana cinta sekali dengan foto abinya. setiap ditanya, mana foto abi? raihana dengan sigap memalingkan wajahnya ke tembok tempat foto abi menempel, lalu sambil ketawa2 ia menghampiri foto itu, lalu berusaha berdiri untuk menggapai foto itu. ingatannya kuat loh.

abinya cuma berkomentar, raihana lebih cinta foto dirinya dibanding orangnya. hehehe. klo ditanya mana abi?... tidak sesigap ketika ditanya di mana foto abi.
hehehehe.





Senin, 11 Agustus 2008

peer lagi dari bunda ina

bunda ina seneng banget deh ngasih peer. secara aku bukan anak sekolahan lagi, lumayan keteteran deh ngerjainnya. huhuhu.

itung2 buat lebih saling mengenal yaaah.

---------------------------

ini peernya:

1. Kamu ce apa co?
cewek dunk.

2. Kamu abis ini mau kemana?
pulaaang! tapi jemput raihana dulu ke rumah neneknya.

3. Kamu suka makan spagethi ga?
suka sih, cuma jarang yang mau bikinin. hehehe. males masaknya!

4. Warna mousepad kamu apa?
hitam... sapa takut!

5. Apakah kamu orang yg pendendam?
bisa iya bisa nggak. tergantung. nah loh! waspadalah!

6. Kamu lagi pengen dicium ?
yah, udah sering. sekarang pengen banget deh rai yg nyium aku. doi belum bisa sih.

7. Kamu pernah ngga makan nasi pake jeruk sama sambel?
pernah, nasi pake sambel dicampir jeruk purut sambelnya, trus minum jus jeruk. yamiii....

8. Kamu lagi pengen ngapain sekarang-sekarang ini?
jalan-jalan bareng raihana dan abi!

9. Apa kamu sedang mengharapkan sesuatu? Apa itu?
tentu, berharap bisa beli dandang, termos air panas, ama kerudung yg langsung pake ala emak2. hehehe.

10.kamu mau ngga kalau misalnya pacar kamu dtg bawa bunga buat kamu?
maaf, nggak punya pacar! adanya suami. dan pengenya suami bawa segunung cinta untukku. uhuk uhuk....

11.Apa kamu lagi deket sama seseorang?
yes! my hubby, my little angel raihana!

12.Apa yang akan kamu lakukan kalau misalnya kamu dapet uang 10 Milyar?
boleh deh ngimpi dikit. pengen beli rumah pastinya, nabung buat sekolahnya raihana, buat usaha biar ga usah ngantor!

13.Mau ga dpt uang segitu?
tentu aja mau.

14.Apa sifat buruk kamu?
sama nih kayak mama ina, nggak sabaran. hehehe. terus campur cuek and egois dikit!

15.Kamu berencana menikah dekat-dekat ini?
nggak mau. udah cukup sekali aja!

16.Kamu lagi benci sama siapa?
benci ama sifat malas eke nih.

17. Makanan terakir yang kamu makan ?
nasi+kangkung+oncom, enaaaak deh.

18. Jenis permen yang lagi kamu suka?
nggak terlalu suka permen.

19. Keadaan hati/pikiran kamu detik ini?
rindu order.

20. Suka warna apa?
sama kayak bunda ina: biru (maklum deh, dapet contekan dari bunda ina. hehehe).

21. Bunga yang paling indah menurut kamu?
mawar... indah tapi menghanyutkan!

22. Pernah berantem sama sahabat sendiri?
pernah. akhirnya berakhir the end... (boros akhir).

23. Ngeliat mantan kamu jalan sama co/ce lain?
nggak ngaruh abis nggak punya mantan sih.

24. Buah yang paling kamu suka?
semuanya!

25. Nyaman sama kehidupan kamu?
insyaAllah.

26. Hal yang buat kamu lega detik ini?
raihana dah sembuh dari batuknya.

27. Punya alamat msn/ym?
yes

28. Teman dalam minggu-minggu ini?
nggak tau pada ke mana. hiks.

29. Binatang yang paling kamu takuti?
KECOAAAAAAA.. HUIIIIII....

30. Roti yang paling kamu suka?
semuanya! (maruk!)

31. Suka berdoa?
InsyaAllah.

32. Teman lawan jenis kamu yang paling sering kamu ajak curhat?
my darling sweet husband

33. Keadaan keluarga kamu sekarang?
InsyaAllah baik.

34. Kabar baik yang kamu terima hari ini?
dapet orderan. hehehe,

35. Hari ini habis dari mana aja?
dari rumah nganter rai ke rumah nenek.

36. Lagi pengen makan apa?
banyak bangeeeet! tapi ntar paling makan siang dengan menu yang sama kayak pagi tadi.

37. siapa orang yang kamu inginkan untuk menemani kamu sekarang ?
raihana... huhuhu... kangeeee!

48. Orang yang paling kamu sayangin?
idem. abi and rai

Jumat, 08 Agustus 2008

aaahh...

maaf klo kali ini aku begitu egois.
maaf klo hari ini aku telah membuatmu marah.

maaf....

Senin, 04 Agustus 2008

dapet hadiaaah!

seneng deh aku dapet hadiah ini. senang punya teman ternyata diriku ini. huhuhu.. maksih ya bunda ina... semoga walau cuma baru berkunjung di rumah maya, persahabatan ini tetap lekang. amieen....


aku juga mau ah ngasih kado ini. ke siapa ya???


1. ian

2. bunda aya

3. mamal

4. bunda atha

5.


*maaf, linknya blm dibikin... nih blog lagi eror kali ya? kok nggak ada menu bar seperti biasa? eke kan nggak apal rumus html niiii*

Minggu, 03 Agustus 2008

sedihmodeon

huhuhu... pagi2 dah berurai air mata. di depan temen2 lagi. malu deh.

tapi pagi ini perasaanku memang lagi nggak karuan. sediiih. teringat kejadian malam ahad lalu dengan mom tercintah. lalu, pagi tadi, matanya masih menyisakan kesedihan. ah, sepertinya aku tak perlu dikasihani seperti itu. ini sudah pilihan hidupku. kenapa ya belum bisa diterima seluruhnya?

aku akan sangat enjoy dengan hidupku, dengan pilihanku... asal, tak perlu direcoki terus seperti itu. biarkan aku menikmati hidupku. karena hidupku tentu saja berbeda denganmu, mom.

namun aku paham, di dalam lubuk hatimu... kau begitu menyayangiku... dengan caramu, yang seringnay membuatku pediiih...

Kamis, 31 Juli 2008

aku makin cinta

kemarin sore, aku asyik sekali berbincang-bincang dengan suamiku. tumben2nan nih sore itu kami bisa berbicara santai walaupun yang diomongin itu cukup berat kurasa. iya, kami membicarakan tentang masa depan kami satu-dua tahun mendatang, harapan2 kami, dan strategi kami untuk mencapainya.

entah kenapa, obrolan kami pun beralih jadi bernostalgia saat taaruf dulu. ya, kami memang menikah dijodohkan oleh "teman" kami. kami dipertemukan dalam kondisi tidak saling mengenal satu sama lain. ketemu aja belum pernah. pertama kalinya itu ya saat taaruf itu.

hihihi. lucu sekali klo diingat-ingat.

suamiku cerita, di hari saat mau taaruf itu, doi sedang mengikuti kegiatan mukhoyam (bener ga ya nulisnya?). lagi mau naek flying fox katanya. tiba-tiba suamiku ditelepon "teman"nya. suruh segera datang untuk taaruf ke rumah si "temannya" itu. kagetlah suamiku. gimana nih? lalu, izinlah suamiku ke ketua kelompoknya. setelah dijelaskan apa keperluannya, akhirnya suamiku diizinkan pulang. oleh temannya, suamiku dipesan untuk mandi dan pake baju yang bagus. :D

lalu datanglah suamiku dalam kondisi lelah, ngantuk... lemes... hihihi. aku waktu itu sudah menunggu di rumah "temannya" itu. degdegan juga loh waktu itu. maklum deh, pertama kalinya berjumpa. hehehe.

lalu taaruf berlangsung. saling tukar pertanyaan dan jawaban. ternyata, menurut pengakuan suamiku, saat itu kan aku dah ngoceh panjang lebar... ngomong a-z... eh, ternyata suamiku hanya mendengarnya lamat-lamat. sambil ngantuk, jadi nggak kedengeran semuanya. hanya beberapa aja.

huh, nggak sopaaaan! hihihi.... pantesan komentarnya saat itu standar2 aja. padahal kan aku pengennya dapet tanggapan yang panjang lebar juga. ah sudahlah. yang penting aku dah lega mengeluarkan semua uneg2ku saat itu.

ternyata yg namanya jodoh ya jadi aja ya. prosesnya ga lama setelah taaruf, tau2 nikah deh, punya anak deh... alhamdulillah.

ternyata kekuatan niatnya itu yang membuat semua menjadi mudah. setiap ada masalah, kami selalu kembalikan lagi ke niat semula. atau klo suamiku ni, klo lagi angot, suka dengerin nasyidnya Raihan yang judulnya "Carilah Cinta". adem deh, katanya... dan hati kembali diluruskan.

aku dan suamiku ternyata dua pribadi yang berbeda karakter. ada kesamaan, tapi banyak pula perbedaannya.

tapi kok ya, ke sini-sini... perbedaan itu malah menjadi asyik ya. hidup jadi nggak membosankan. hehehe. walau sempet sih kesel juga dengan perbedaan itu. tapi klo dibuat enjoy ya enjoy aja....

malah dengan perbedaan itu kami jadi saling mengisi. klo yang satu nggak suka A, trus yang satu ternyata suka A, ya saling mengisi lah. imbang kan jadinya?

so, jangan takut deh dengan perbedaan, jangan takut menikah...
hidup makin seru, makin asyik, makin menantang... dan MAKIN CINTAAAAAH!

-------------------

Carilah Cinta
by Raihan

http://liriknasyid.com/

Carilah cinta yang sejati
yang ada hanyalah pada-Nya
Carilah cinta yang hakiki
Yang hanya pada-Nya yang Esa

Carilah cinta yang abadi
yang ada hanya pada-Nya
Carilah kasih yang kekal selamanya
Yang ada hanyalah pada Tuhanmu....

Di dalam mencari cinta yang sejati
Banyaknya ranjau kan ditempuhi
Di dalam mendapat cinta yang hakiki
Banyaknya onak yang diredahi

Carilah cinta yang sejati
yang ada hanya pada-Nya
Carilah cinta yang hakiki
Yang hanya pada-Nya yang Esa

Namun janji-Nya
Kepada hamba-Nya
Tidak pernah dimungkiri
dan tidak pernah melupakanmu

Di dalam mencari cinta yang sejati
Banyaknya ranjau kan ditempuhi
Di dalam mendapat cinta yang hakiki
Banyaknya onak yang diredahi

Namun janji-Nya
Kepada hamba-Nya
Tidak pernah dimungkiri
dan tidak pernah melupakanmu

Yakinlah kepada Tuhanmu
Kerna Dialah cinta hakiki
Kerna Dialah cinta hakiki
Kerna Dialah cinta yang hakiki

Selasa, 29 Juli 2008

alhamdulillah, rai sudah 8 bulan sekarang...

syukur alhamdulillah, nggak kerasa rai sudah 8 bulan sekarang. berat badan dah 8,6 kilo. tinggi badan, hampir 70 senti.

dah bisa apa aja???
banyak....

1. dah bisa duduk sendiri.
2. dah bisa belajar berdiri sendiri dengan berpegangan pada meja kecil. tapi karena dirinya belom ajeg, masih doyong2... sering jatoh deh (berkaitan dengan poin no.8.hihihi).
3. dah ngrangkak ke mana2.
4. dah bisa pegang biskuit, menjepit benda dengan jempol dan jari telunjuknya.
5. lempar2 benda dah jago sambil teriak, "yaaaah?"
6. gusi2nya dah bengkak2, mau numbuh ya?
7. emosinya makin berkembang. bisa mengekspresikan rasa senang, tidak suka, ngantuk, de el el.
8. sering jatoh. huhuhu... maapin umi ya nak. kadang suka meleng jagain rai.
9. maemnya tetap semangat, doyan apa aja. Mpasi sudah umi usahakan maksimal, kini mau memperkenalkan ati ayam ama ikan ah.
10. dah nangis2 setiap ditinggal umi or abinya.
11. apa lagi yah???

nak, umi doakan raihana selalu sehat wal afiat ya... jadi anak solehah, anak pintar, dan baik hati (seperti bapaknya. hehehe). amien....

Jumat, 25 Juli 2008

si putri kecil kena cacar api

cacar api atawa cacar monyet (silakan ketawa ya neng!) bahasa kerennya itu impetigo. cacar ini disebabkan oleh bakteri staphylococcus aureus. biasanya menyerang bagian tubuh di dada, punggung, atau ketiak.

gejala awalnya tidak disertai demam, hanya bintik merah, seringnya disertai biang keringat. karena itu aku awalnya menganggap itu bintik biasa (biang keringat). lalu muncul gelembung, pecahnya cepet loh. lalu muncul deh seperti bekas luka tersundut rokok. hiks....

awalnya rai hanya punya satu titik luka itu saja. aku bawa ke puskesmas dikasih antibiotik dan salep. aku treatment dengan mandi pake antiseptik, cuci baju rai dengan antiseptik, kasih makan yang bergizi (jus jeruk aku banyakin). aku olesin salep dari puskesmas. atas desakan nenek-kakek, antibiotiknya aku kasih ke rai (hiks...) tapi beberapa hari kemudian kok nggak kering2 ya lukanya. malah bertambah bintik2 merah bergelembungnya.

nenek-kakeknya dah panik. minta segera dibawa ke dokter anak. awalnya aku masih memberi kesempatan obat dari puskesmas untuk bekerja. mungkin masih taraf penyembuhan. si rai juga happy2 aja tuh alias nggak panas, masih super lincah, makannya doyan, susu doyan... tapi kok, ternyata memang lama sekali ya keringnya....

kakek neneknya ga tega liat rai begitu, akhirnya ga mau dulu ngasuh rai. jadilah sang emak bolos kerja jagain rai sampe sembuh.

karena nggak tahan mendengar desakan nenek-kakeknya rai, juga rasa ga tega liat si kecil kegatelan, aku bawa juga ke dokter anak di hermina. dikasih resep antibiotik baru, salep baru, dan obat antivirus (kayak komputer aja deh si rai).

aku menyesal udah terlanjur memberikan rai antibiotik dari puskesmas. setelah tanya sana-sini, mau ga mau antibiotik itu harus dihabiskan dulu. aku nggak menebus obat oral dari dokter anak itu, yang aku tebus hanya salepnya aja. merek salepnya: bactroban. salep paten dengan harga PATEN!

ternyata emang paten deh salepnya. nggak lama kemudian, tiga hari luka2 rai dah kering dan sembuh.

alhamdulillah, rai sembuh, kakek nenek riang!

pesan moral:
1. kakek-nenek cerewet itu pertanda sayang ama cucu, jangan dicuekin gitu aja. dengarkan yang baiknya.
2. jangan meremehkan sakit anak (apalagi masih di bawah satu tahun).
3. masih perlu banyak belajar tentang penyakit2 anak dan cara menanggulanginya, biar nggak kebanyakan ke dokter dan minum obat (yang mengakibatkan kanker 'kantong kering' ortu).
4. mencegah lebih baik daripada mengobati!