sabtu lalu aku libur kerja. tentu saja senang dong... kan jadi bisa menghabiskan waktu bersama anak. hehehe. maklum lah emak2 bekerja. dan yang paling membahagiakan tentu saja melihat anak kita tumbuh sehat dan pintar. alhamdulillah, menginjak usia ke 19 bulan ini, raihana tetap dalam keadaan sehat dan ceria. perkembangannya pun terus bertambah. semoga selalu begitu ya naaaak! amin!
oh ya, perkembangan yang paling menonjol dari raihana itu adalah bicaranya. alhamdulillah, raihana mudah sekali mengikuti setiap kata yang dia dengar. awalnya, dia akan terus bertanya mininal 4 kali. baru paham. contohnya, ketika dia melihat suatu benda yang baru dia kenal, dia akan bertanya apa ini minimal sampe empat kale. setelah itu baru deh dia bisa mengulangi nama benda itu walau dengan lafal yang belum sempurna. raihana akan terus minta diulang kalau dia belum bisa.
dan sekrang, pertanyaannya sudah bertambah bukan hanya bertanya "apa", tapi sudah bisa bertanya "buat apa". contohnya, waktu lagi mandi, raihana melihat lantai keramik yang baru aja dipasang kemaren. lalu dia bertanya,
"mi... nii apaa???"
"lantai keramik, sayang..."
"apaa??"
"lantai keramik baru.. bagus ya warnanya?"
"ini apa mii??"
"lantai keramiiiik... warnanya biru ya, gambar bintang lagi. bagus kan?"
"iyah... buat apa???"
......... si umi bingung jawabnya.
"buat di kamar mandi biar bersih lantainya."
atau waktu sabtu kemaren si rai sibuk mengeluarkan dan membongkar semua mainannya dari keranjang.
"mi, nii apa??"
"itu anggur, nak." (anggur2an yg dari plastik itu)
"iyah, anguung."
"nii apa?"
"itu pulpen abi."
"miii... bupaa!" (minta bukain kardus)
diam anteng ga kedengeran suaranya....
"mii.. ni apa??"
aku yang lagi asyik baca buku di sampingnya cuma bengong melihat potongan papan plastik hitam agak kecil yang sedang diacungkan raihana. kayaknya sih potongan tutup baterai hp yang patah.
"apa ya? umi ga tau, nak."
"buwat apa?"
"mmmmm..... hana main ini aja yah?" mati gaya jadi dialihin aja deh perhatiannya. hehehe.
gitu deh sekarang. udah musti siap2 memberi jawaban yg agak panjang lebar. hehehe.
raihana juga sudah bs menyanyikan lagu cicak2 di dinding dan naik kereta api. dua lagu ini adalah favoritnya. setiap mau bobo raihana memang selalu minta dinyanyiin lagu2. nah, sekarang raihana sudah bisa mendendangkannya sendiri. aku hanya bisa takjub mendengarnya.
"cicak cicak dididing
iyam iyam ayaaap
atang amuuuuuk
aaaaaaam!
lalu emaaaam!"
"naiik ta api tuuuut tuuut tuuuut
sapa tuyuuuut
anduuung... bayaaa....
hayo naik umaaaah!
ayo awanku pat aiiiik!
ta ku tak amaaaaa!"
Minggu, 28 Juni 2009
Minggu, 14 Juni 2009
rasa kepemilikan yang sangat tinggi.. huhuhu....
ada salah satu sifat raihana yang lagi muncul belakangan ini. yaitu rasa memiliki. aku kurang paham pada umur berapa biasanya anak memunculkan rasa ini. yang jelas, raihana sedang menunjukkannya belakangan ini. karena sifatnya ini kerap membuatnya selalu bercucuran air mata... (airmata beneran apa cuma kolokan? kata abinya).
contoh kasusnya gini. di tempat tidurku, ada tiga buah bantal. tiga buah bantal ini diberi sarung bantal berwarna berbeda (abis dah nggak tau pada ke mana tuh sarung2 bantal yg secorak. pasti deh pasangannya entah ke mana). dengan warna yng berbeda ini, raihana ingat betul mana bantal yang telah disetujui menjadi miliknya. pasalnya, abu raihana selalu bertanya kepada raihana yang mana bantal umi, bantal abi, dan bantal raihana. lalu raihana menjawabnya dengan membagi2 bantal A untuk umi, bantal B untuk abi, dan bantal C untuk raihana. setelah disepakati... raihana selalu meminta kami menggunakan bantal sesuai jatahnya. abu raihana sering memakai bantal sembarangan. bantal umi dipakai abi tidur... kontan saja, ketika raihana melihat itu, dia akan berteriak... tantal umiiiiiiiiiiiiiiii! huhuhu.... tu tantal umiiiiii! *tantal=bantal.
abi yang sedang nyenyak tertidur jadi terbangun. hehehe. raihana belum akan diam menangis sebelum abi memakai bantalnya sendiri.... begitu juga dengan benda2 lain. tas misalnya.
dia sudah hafal mana tas yang sering dipakai abi dan yang sering dipakai umi. dan itu dia anggap bahwa tas itu adalah tas umi dan tas abi. ketika kami bertukar tas, raihana langsung protes sambil nangis... tu tas umiiii... tu tas abiiiii....
yang hebohnya kalau ada anak tetangga yang maen ke rumah. setiap temannya mau memegang mainannya, raihana langsung aja teriaaak... nggak papaaaaaaaaaaa! (*raihana masih salah mengerti penggunaan kata nggak papa. hihihi. soalnya gini awalnya, setiap dia menangis karena sesuatu, misalnya maenannya dipegang adik sepupunya, aku selalu bilang nggak papa nak... dek fatimah cuma minjam aja. eh, kok jadi begitu penggunaan nggak papa ala raihana). kalau si teman nekad memegang maenan raihana... dia akan menangis sejadi2nya....
neneknya raihana sampe terheran2 dengan rasa memiliki yang sangat tinggi dari raihana. celetukan nenek, ini turunan dari mana ya??? cwiiiw... kita yang denger tinggal lirik sana lirik sini. hihihi.
huuaah... kadang ngeselin juga tapi selalu berakhir menggelikan... hi hi hi... ternyata anakku lucuuuuu sekali. hahaha!
btw, gimana ya cara memberi pengertian anak biar anak mau berbagi barang2 miliknya?
contoh kasusnya gini. di tempat tidurku, ada tiga buah bantal. tiga buah bantal ini diberi sarung bantal berwarna berbeda (abis dah nggak tau pada ke mana tuh sarung2 bantal yg secorak. pasti deh pasangannya entah ke mana). dengan warna yng berbeda ini, raihana ingat betul mana bantal yang telah disetujui menjadi miliknya. pasalnya, abu raihana selalu bertanya kepada raihana yang mana bantal umi, bantal abi, dan bantal raihana. lalu raihana menjawabnya dengan membagi2 bantal A untuk umi, bantal B untuk abi, dan bantal C untuk raihana. setelah disepakati... raihana selalu meminta kami menggunakan bantal sesuai jatahnya. abu raihana sering memakai bantal sembarangan. bantal umi dipakai abi tidur... kontan saja, ketika raihana melihat itu, dia akan berteriak... tantal umiiiiiiiiiiiiiiii! huhuhu.... tu tantal umiiiiii! *tantal=bantal.
abi yang sedang nyenyak tertidur jadi terbangun. hehehe. raihana belum akan diam menangis sebelum abi memakai bantalnya sendiri.... begitu juga dengan benda2 lain. tas misalnya.
dia sudah hafal mana tas yang sering dipakai abi dan yang sering dipakai umi. dan itu dia anggap bahwa tas itu adalah tas umi dan tas abi. ketika kami bertukar tas, raihana langsung protes sambil nangis... tu tas umiiii... tu tas abiiiii....
yang hebohnya kalau ada anak tetangga yang maen ke rumah. setiap temannya mau memegang mainannya, raihana langsung aja teriaaak... nggak papaaaaaaaaaaa! (*raihana masih salah mengerti penggunaan kata nggak papa. hihihi. soalnya gini awalnya, setiap dia menangis karena sesuatu, misalnya maenannya dipegang adik sepupunya, aku selalu bilang nggak papa nak... dek fatimah cuma minjam aja. eh, kok jadi begitu penggunaan nggak papa ala raihana). kalau si teman nekad memegang maenan raihana... dia akan menangis sejadi2nya....
neneknya raihana sampe terheran2 dengan rasa memiliki yang sangat tinggi dari raihana. celetukan nenek, ini turunan dari mana ya??? cwiiiw... kita yang denger tinggal lirik sana lirik sini. hihihi.
huuaah... kadang ngeselin juga tapi selalu berakhir menggelikan... hi hi hi... ternyata anakku lucuuuuu sekali. hahaha!
btw, gimana ya cara memberi pengertian anak biar anak mau berbagi barang2 miliknya?
Selasa, 02 Juni 2009
akhirnyaa.....
setelah hampir seminggu lebih inet ndut2an... alhamdulillah hari ini lancar.
banyak kejadian mengejutkan loh (tapi off the record ajah). yang paling mengiris hatiku kali ini adalah raihanaaaaa.... setelah kita sedang happy2nya melihat dia yg lagi gesit ke sana sini... aktif, doyan makan... pinter nyanyi.... kini sedang sakit batuk uhuk2. suaranya yg dulu merdu waktu menyanyikan cicak2 di dinding dan naik kereta api menjadi serak2 basah... hidung meler... susah tidur... susah makaan... sediiiih deh emakmu ini naaak!
awalnya hari kamis lalu tgl 28 mei, rai diimunisasi booster 1 (DPT dan Polio). sorenya cuaca nggak gt enak. raihana meler... malamnya panas, besoknya batuk2... bekas suntikkannya bengkak memerah. doppingnya sekarang air daun kapuk, jus buah.... (madunya cepat dibeli ya abiiiiiiii)!
bekas suntikan sudah sedikit bengkaknya tapi nggak sakit lagi. tinggal batuknya niiiiii!
cepat sembuh nak, umi mau denger nyanyianmu lagi... dan mendengar kau menghitung tepat dari satu sampe sepuluh.
umi kangen celotehmuuuuuu!
banyak kejadian mengejutkan loh (tapi off the record ajah). yang paling mengiris hatiku kali ini adalah raihanaaaaa.... setelah kita sedang happy2nya melihat dia yg lagi gesit ke sana sini... aktif, doyan makan... pinter nyanyi.... kini sedang sakit batuk uhuk2. suaranya yg dulu merdu waktu menyanyikan cicak2 di dinding dan naik kereta api menjadi serak2 basah... hidung meler... susah tidur... susah makaan... sediiiih deh emakmu ini naaak!
awalnya hari kamis lalu tgl 28 mei, rai diimunisasi booster 1 (DPT dan Polio). sorenya cuaca nggak gt enak. raihana meler... malamnya panas, besoknya batuk2... bekas suntikkannya bengkak memerah. doppingnya sekarang air daun kapuk, jus buah.... (madunya cepat dibeli ya abiiiiiiii)!
bekas suntikan sudah sedikit bengkaknya tapi nggak sakit lagi. tinggal batuknya niiiiii!
cepat sembuh nak, umi mau denger nyanyianmu lagi... dan mendengar kau menghitung tepat dari satu sampe sepuluh.
umi kangen celotehmuuuuuu!
Selasa, 19 Mei 2009
yuk, bernyanyi!
Emang ya, buat orang tua, terutama ibu2, anak adalah kebanggaan, pelipur hati. Tempat narsis. Hehehe.
Aku pun demikian. Apalagi baru punya satu. Ibu muda istilahnya (insyaALLAH masih awet muda. Hahaha!) Mengikuti setiap perkembangan anak adalah keajaiban! Aku dibuat takjub dengan semua keistimewaannya. Rasa saying ke anak pun bertambah-tambah. Alangkah bodohnya orang tua yang menyia2kan dan meyepelekan setiap waktu yang bersama anak.
Raihana kini dah mau masuk 18 bulan. Dalam satu bulan ini, begitu banyak perkembangan yang membuatku terpesona.
Yang paling kelihatan itu adalah ocehannya. Sudah nggak terhitung kata-kata baru yang bias dia ucapkan. Setiap aku menjelaskan sesuatu, rai sudah bias mengerti dan selalu mengikuti kata2 yang aku ucapkan.
Misalnya,
Aku: “raihana maennya di depan aja yaa…”
Raihana: “iyah, hana depaan!”
Aku: “anak umi yang cakep siapa ya?”
Raihana: “Hanaaaaaa.”
Aku: “anak umi yang pinter namanya siapa?”
Raihana: “Hanaaaa”
Aku: “Raihana anak cakep ya?”
Raihana: “iyah, hana cacep. Umi cacep.”
Aku: “kaki raihana ada berapa?”
Raihana: “duaaaaaa”
De el el.
Raihana juga sudah bs mengikuti nyanyian walo Cuma kata akhirnya saja. Rai juga dah bias nyanyi sendiri.
Tahu kan lagu yang syairnya, “dubidubi dam dam dubidubidaaam!” raihana dah bs menyanyikannya tapi dengan syair sedikit berbeda. “dudubidadam dudubidadam.”
Raihana sudah bias berhitung lancar satu sampe dua. Hehe. Sampe lima sih sudah tapi pengucapan sempurnanya baru sampe dua.
Kalau senang dengan satu permainan atau lagu, pasti deh minta nambah sambil ngomong, “caciiiih! caciiih!” (lagi maksudnya).
Kalau lagi nggak mau beneran selalu ngomong, “nggak maaauuuuuu!”
Subhanallah, makin pintar kamu yaa….
Kalau sudah lihat tingkahnya, uuughh… bikin gemeessss deh.
Hobinya dah maen aer sama gambar. Emaknya sampe dibuat bosan disuruh gambar yang itu-itu juga. Klo lagi mandi paling susah nyuruh udahan. Harus punya strategi jitu mengalihkan perhatiannya.
Intinya: SERU BIN HEBOOOOH! Dan aku makiiin cinnntaaaaaaah!
Aku pun demikian. Apalagi baru punya satu. Ibu muda istilahnya (insyaALLAH masih awet muda. Hahaha!) Mengikuti setiap perkembangan anak adalah keajaiban! Aku dibuat takjub dengan semua keistimewaannya. Rasa saying ke anak pun bertambah-tambah. Alangkah bodohnya orang tua yang menyia2kan dan meyepelekan setiap waktu yang bersama anak.
Raihana kini dah mau masuk 18 bulan. Dalam satu bulan ini, begitu banyak perkembangan yang membuatku terpesona.
Yang paling kelihatan itu adalah ocehannya. Sudah nggak terhitung kata-kata baru yang bias dia ucapkan. Setiap aku menjelaskan sesuatu, rai sudah bias mengerti dan selalu mengikuti kata2 yang aku ucapkan.
Misalnya,
Aku: “raihana maennya di depan aja yaa…”
Raihana: “iyah, hana depaan!”
Aku: “anak umi yang cakep siapa ya?”
Raihana: “Hanaaaaaa.”
Aku: “anak umi yang pinter namanya siapa?”
Raihana: “Hanaaaa”
Aku: “Raihana anak cakep ya?”
Raihana: “iyah, hana cacep. Umi cacep.”
Aku: “kaki raihana ada berapa?”
Raihana: “duaaaaaa”
De el el.
Raihana juga sudah bs mengikuti nyanyian walo Cuma kata akhirnya saja. Rai juga dah bias nyanyi sendiri.
Tahu kan lagu yang syairnya, “dubidubi dam dam dubidubidaaam!” raihana dah bs menyanyikannya tapi dengan syair sedikit berbeda. “dudubidadam dudubidadam.”
Raihana sudah bias berhitung lancar satu sampe dua. Hehe. Sampe lima sih sudah tapi pengucapan sempurnanya baru sampe dua.
Kalau senang dengan satu permainan atau lagu, pasti deh minta nambah sambil ngomong, “caciiiih! caciiih!” (lagi maksudnya).
Kalau lagi nggak mau beneran selalu ngomong, “nggak maaauuuuuu!”
Subhanallah, makin pintar kamu yaa….
Kalau sudah lihat tingkahnya, uuughh… bikin gemeessss deh.
Hobinya dah maen aer sama gambar. Emaknya sampe dibuat bosan disuruh gambar yang itu-itu juga. Klo lagi mandi paling susah nyuruh udahan. Harus punya strategi jitu mengalihkan perhatiannya.
Intinya: SERU BIN HEBOOOOH! Dan aku makiiin cinnntaaaaaaah!
Kamis, 07 Mei 2009
bye bye mencreeeeeet!
mencret itu bener2 ga enak jendraL! asli... nggak enak banget. jangankan sampe berhari-hari. sehari aja mencret rasanya dah lemes banget. badanku yg dah kurus makin kurus nih. si rai juga jadi ogah nenen karena aku dehidrasi kali yah.
setelah berjuang hampir seminggu, dah minum obat yg segede gaban... menahan mual, lemes, perut ga enak... hobi jadi anak nongkrong... kini semuanya dah berakhir hanya dengan memakan 2 biji jambu klutuk mengkel saja. huaaaaaaaaa... klo tau gini kan dari kemaren2 aja dah makan jambu klutuknyaaaaaaaaaa!
nyari jambunya ini yg agak susah. apalagi yg menkel. baru kemaren aku dapatkan di pasar deket rumah neneknya rai.
nah, buat pengalaman nih ke temen2 yang lain. kalau kena diare... daripada pusing berobat ke sana-ke sini... cari saja jambu klutuk merah yg masih mengkel, makan deh yg enak....
klo punya anak yg dah gedean trs kena mencret juga tinggal dikasih jambu klutuk ajah. insyaAllah sembuh.
alhamdulillah....
----------------------
Khasiat Jambu Klutuk: Diabetes, Maag, Sakit Perut
Jambu Biji (Psidium guajava) tersebar meluas sampai ke Asia Tenggara termasuk Indonesia, sampai Asia Selatan, India dan Srilangka. Jambu biji termasuk tanaman perdu dan memiliki banyak cabang dan ranting; batang pohonnya keras. Permukaan kulit luar pohon jambu biji berwarna coklat dan licin. Apabila kulit kayu jambu biji tersebut dikelupas, akan terlihat permukaan batang kayunya basah. Bentuk daunnya umumnya bercorak bulat telur dengan ukuran yang agak besar. Bunganya kecil-kecil berwarna putih dan muncul dari balik ketiak daun. Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai pada ketinggian 1200 meter diatas permukaan laut. Pada umur 2-3 tahun jambu biji sudah mulai berbuah. Bijinya banyak dan terdapat pada daging buahnya.
setelah berjuang hampir seminggu, dah minum obat yg segede gaban... menahan mual, lemes, perut ga enak... hobi jadi anak nongkrong... kini semuanya dah berakhir hanya dengan memakan 2 biji jambu klutuk mengkel saja. huaaaaaaaaa... klo tau gini kan dari kemaren2 aja dah makan jambu klutuknyaaaaaaaaaa!
nyari jambunya ini yg agak susah. apalagi yg menkel. baru kemaren aku dapatkan di pasar deket rumah neneknya rai.
nah, buat pengalaman nih ke temen2 yang lain. kalau kena diare... daripada pusing berobat ke sana-ke sini... cari saja jambu klutuk merah yg masih mengkel, makan deh yg enak....
klo punya anak yg dah gedean trs kena mencret juga tinggal dikasih jambu klutuk ajah. insyaAllah sembuh.
alhamdulillah....
----------------------
Khasiat Jambu Klutuk: Diabetes, Maag, Sakit Perut
Jambu Biji (Psidium guajava) tersebar meluas sampai ke Asia Tenggara termasuk Indonesia, sampai Asia Selatan, India dan Srilangka. Jambu biji termasuk tanaman perdu dan memiliki banyak cabang dan ranting; batang pohonnya keras. Permukaan kulit luar pohon jambu biji berwarna coklat dan licin. Apabila kulit kayu jambu biji tersebut dikelupas, akan terlihat permukaan batang kayunya basah. Bentuk daunnya umumnya bercorak bulat telur dengan ukuran yang agak besar. Bunganya kecil-kecil berwarna putih dan muncul dari balik ketiak daun. Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai pada ketinggian 1200 meter diatas permukaan laut. Pada umur 2-3 tahun jambu biji sudah mulai berbuah. Bijinya banyak dan terdapat pada daging buahnya. Jambu biji ini akrab juga dengan nama psidium guajava (Inggris/Belanda), Jambu klutuk, Bayawas, tetokal, Tokal (Jawa); Jambu klutuk, Jambu Batu (Sunda), Jambu bender (Madura).
Komposisi: Buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tanin, sedang pada bunganya tidak banyak mengandung tanin. Daun jambu biji juga mengandung zat lain kecuali tanin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Kandungan buah jambu biji (100 gr) - Kalori 49 kal - Vitamin A 25 SI - Vitamin B1 0,02 mg - Vitamin C 87 mg - Kalsium 14 mg - Hidrat Arang 12,2 gram - Fosfor 28 mg - Besi 1,1 mg - Protein 0,9 mg - Lemak 0,3 gram - Air 86 gram
Manfaat:
- Diabetes Mellitus. Bahan: 1 buah jambu biji setengah masak. Cara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
- Maag. Bahan: 8 lembar daun jambu biji yang masih segar. Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.
- Sakit Perut, diare dan mencret. Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya. Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
- Diare pada bayi yang masih menyusui. Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya. Cara menggunakan: dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.
- Masuk Angin. Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya. Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.
- Beser (sering kencing) berlebihan. Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa). Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.
- Prolapsisani. Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji. Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: air ramuan tersebut dalam keadaan masih hangat dipakai untuk mengompres selaput lendir poros usus (pusar) pada bayi.
- Sariawan. Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji. Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.
- Sakit kulit. Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga jambu biji. Cara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus. Cara menggunakan: untuk menggosok bagian kulit yang sakit.
- Obat luka baru. Bahan: 3 pucuk daun jambu biji. Cara membuat: dikunyah sampai lembut. Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian tubuh yang luka agar tidak mengelurkan darah terus menerus. (SuaraMerdeka.com)
Rabu, 29 April 2009
giliran deh
kali ini, bupuh (nenek rai) yang sakit... kena flu. ketularan om aris. pagi tadi umi sampe bingung antara masuk or ga masuk kerja. pas nlp sdm sini, si rai disuruh dibawa ajah. ketika umi izin ke bupuh... eh, raihana ga boleh ke kantor....
alhasil, umi melenggang sendiri ke kantor. rai sama kakek deh di rumah.
badan umi juga lagi nggak enak nih. rasanya aneh dan ga jelas. awalnya umi mikir pengen di rumah aja berdua raihana... tapi... mengingat badan juga lagi ga enak... jadi nggak berani berduaan rai. takut kebanyakan esmosinyah. hehe.
udah dua hari umi ga enak badan. mencret2 juga nih. perut mual. pala pusing. badan lemes....
rai, kalo dah gede nanti, bantuin mijitin badan umi yah biar enakan!
alhasil, umi melenggang sendiri ke kantor. rai sama kakek deh di rumah.
badan umi juga lagi nggak enak nih. rasanya aneh dan ga jelas. awalnya umi mikir pengen di rumah aja berdua raihana... tapi... mengingat badan juga lagi ga enak... jadi nggak berani berduaan rai. takut kebanyakan esmosinyah. hehe.
udah dua hari umi ga enak badan. mencret2 juga nih. perut mual. pala pusing. badan lemes....
rai, kalo dah gede nanti, bantuin mijitin badan umi yah biar enakan!
Senin, 27 April 2009
di usia 17 bulan....
huhuhu... menjelang usia 17 bulan ini... raihana malah mencret... kayaknya sih masuk angin. soalnya badannya ga panas, masih ceria2 ajah. cuma makannya jadi agak susah walo mau sedikit ajah.
awalnya sih neneknya rai pernah bilang beberapa hari lalu kalo rai BAB-nya tiga kali dalam sehari... dan mencret walo sedikit. aku nggak terlalu khawatir saat itu. masalahnya di pagi hari dia BAB wajar ajah nggak mencret. lalu di ahad dini hari, sekitar jam 3 pagi, rai muntahin semua susu yang baru saja dia minum. lalu paginya, mencret dan berlanjut selama 3 kali hingga sore harinya.
senin pagi masih mencret. siangnya dua kali mencret tapi sudah tidak banyak airnya. dah agak kental. lalu pagi tadi aku kasih susu formula lagi. aku kira dah baikan. eh, paginya mencret lagi. huhuhu....
hari ini aku stop dulu minum susunyah. aku minta tolong nenek rai untuk selalu memberi air minum. tadi sih sekitar jam 10an aku telp ke rumah, rai lagi maen dan tidak mencret lagi. semoga dah sembuh ya.
pengobatannya cuma aku kasih perasan daun jambu klutuk. kadangteh pahit. aku rutinkan minum air putih. kadang aku kasih oralit. cuma dia nggak doyan. semoga cairan tubuhnya ga berkurang dan cepat tergantikan.
anaknya sih sampe sekarang masih doyan makan dan minum walo sedikit2... tapi dah agak lemas, kurang semangat mainnya. hiks. badannya pun tampak kurus. sediiiih deh....
semoga sudah baikan jadi nggak perlu minum obat kimia. semoga cak moki bisa bantu.... maklum nih akhir bulan gini ke dokter... dolar dari mana???
semoga cepet sembuh ya nak.. feelingku sih, rai mulai mencret gara2 aku mulai memandikannya dengan air dingin. biasanya pake air hangat mulu. niatnya ingin membiasakannya. tapi sehabis mandi aku ga olesi lagi dengan minyak telon... (minyak telonnya abis. umi lupa mulumau beli). aku pikir rai kuat. dia kedinginan kali ya....
maafkan umi klo masih belum becus menjagamu....
awalnya sih neneknya rai pernah bilang beberapa hari lalu kalo rai BAB-nya tiga kali dalam sehari... dan mencret walo sedikit. aku nggak terlalu khawatir saat itu. masalahnya di pagi hari dia BAB wajar ajah nggak mencret. lalu di ahad dini hari, sekitar jam 3 pagi, rai muntahin semua susu yang baru saja dia minum. lalu paginya, mencret dan berlanjut selama 3 kali hingga sore harinya.
senin pagi masih mencret. siangnya dua kali mencret tapi sudah tidak banyak airnya. dah agak kental. lalu pagi tadi aku kasih susu formula lagi. aku kira dah baikan. eh, paginya mencret lagi. huhuhu....
hari ini aku stop dulu minum susunyah. aku minta tolong nenek rai untuk selalu memberi air minum. tadi sih sekitar jam 10an aku telp ke rumah, rai lagi maen dan tidak mencret lagi. semoga dah sembuh ya.
pengobatannya cuma aku kasih perasan daun jambu klutuk. kadangteh pahit. aku rutinkan minum air putih. kadang aku kasih oralit. cuma dia nggak doyan. semoga cairan tubuhnya ga berkurang dan cepat tergantikan.
anaknya sih sampe sekarang masih doyan makan dan minum walo sedikit2... tapi dah agak lemas, kurang semangat mainnya. hiks. badannya pun tampak kurus. sediiiih deh....
semoga sudah baikan jadi nggak perlu minum obat kimia. semoga cak moki bisa bantu.... maklum nih akhir bulan gini ke dokter... dolar dari mana???
semoga cepet sembuh ya nak.. feelingku sih, rai mulai mencret gara2 aku mulai memandikannya dengan air dingin. biasanya pake air hangat mulu. niatnya ingin membiasakannya. tapi sehabis mandi aku ga olesi lagi dengan minyak telon... (minyak telonnya abis. umi lupa mulumau beli). aku pikir rai kuat. dia kedinginan kali ya....
maafkan umi klo masih belum becus menjagamu....
ini foto rai waktu ahad lalu:
Senin, 06 April 2009
ikut nyontreng ngga ya???
jujur saja, sebagai warga negara biasa yang awam dengan politik... aku menjadi miris dengan kondisi bangsa ini sekarang. terutama umat Islam. kondisinya seperti sudah terpecah belah. aku melihat sudah banyak sekali yang apatis terhadap upaya perubahan menuju kondis yang lebih baik. sediiiih banget! mau dibawa ke mana bangsa ini kalau semua orang berlepas tangan dengan berbagai dalih? kalau negara ini makin kacau... itulah yang diinginkan oleh orang-orang yang tidak ingin Islam eksis di negeri ini. sadarkah kalau kita sedang diadu domba? sedang diubek-ubek? kenapa kita tidak melepas sejenak segala perbedaan lalu duduk bersama mencari SOLUSI KONGKRET untuk bangsa ini? bukan hanya sekadar teriak ke sana ke sini... menghujat... menjelek-jelekkan... kenapa kita tidak bersama2 BERBUAT agar negeri ini menjadi lebih baik? daripada saling menghujat... lebih baik YOOOK... kita BERBUAT semampu kita demi negeri ini! atau kalau ada yang sudah menganggap negeri ini bukanlah bagian dari tanggung jawabnya, silakan aja ke gunung... atau pindah gih ke negeri orang! *maap, lagi snewen*
Selasa, 24 Maret 2009
insyaAllah, sembuh!
selalu itu kata2 yang diucapkan si abi ketika aku mencemaskan raihana yang sedang panas badannya. gimana nggak cemas ya, sebagai ibu rasanya nggak tega liat anak sakit. takut begini takut begitu... kadang aku pengennya cepet2 aja dibawa ke rumah sakit. biar cepet sembuh, alasanku.
nah, si abi suka nggak setuju klo baru sakit dikit ke dokter... dia biasanya berusaha bertanya ke tetehnya atau ke temannya, obat apa yg bisa diberikan biar panasnya turun misalnya. rekomendasi teman2nya itu biasanya berkisar madu, sari kurma, kopi radiks... hehe. HPA semua dah. alhasil, suamiku selalu bela2in pulang dengan membawa salah satu di antaranya. walo mungkin saat itu si abi lagi tongpes...
satu hal lagi, setiap raihana lagi sakit gitu... si abi bisa dibilang selalu pas lagi jarang di rumah. ada saja acara yang harus diikutinya. kadang rapat ini, rapat itu, koordinasi ini itu... insyaALlah, kegiatannya memang tak pernah lepas dari dakwah.
aku sebenernya nggak rela abi pergi mulu. laah, kan aku jadi cuma berdua aja ama raihana yang lagi rewel. huhuhu... bisa dibayangkan bagaimana repotnya. klo perlu apa2, aku harus mengusahakannya sendiri.
apalagi waktu panas raihana lagi tinggi2nya. aku sibuk sendri masak air buat kompres sambil gendong si bocah. si bocah mau ini itu, aku layani sendiri. huhuhu. akhirnya aku jadi sering lupa makan... minum aja kadang lupa. mau pipis, mau BAB... duh, gimana ya. masak bawa anak sakit ke kamar mandi? yang ada ditahan2 aja dulu deh. mandi juga kok rasanya nggak sempet yah! huhuhu, jadi maklum ya klo aku jadi dekil in the kumel.
aku pernah protes ke abi! abiiii... jangan tinggalkan aku sendiriiiii!!! komentar si abi cuma, "umi... abi kan pergi bukan buat maen, insyaALLAh setelah abi pulang nanti, raihana sembuh. Abi doakan.... umi yang sabar ya... gimana nanti klo abi pergi ke palestina? itung2 latihan...."
huhuhu... abiiiii....
tapi memang pertolongan Allah juga kali ya... panasnya raihana emang menurun pas abi dah pulang ke rumah... doa abi makbul!
ya, pelajaran moral yang aku dapat:
1. ketika kita bersusah payah menolong agama Allah, musti meninggalkan keluarga yang sebenarnya membutuhkan kehadiran kita... nggak usah khawatir karena Allah akan menjaga keluarga kita.
2. istri yang tinggal pergi suami "berjuang," jangan banyak mengeluh... (gue bangat dah!). sabaar... dan jangan manja. doakan suami pergi dan pulang dengan selamat dan mendapatkan keberkahan dari Allah.
dan pagi tadi ketika pamit pergi kerja, aku bisikan suatu kalimat ke abi.... kalimat yang bikin aku deg2an untuk mengucapkannya....
"abi... i love you!"
tambahan: raihana dah bisa ngomong abiiii... klo umi baru miii doang....
nah, si abi suka nggak setuju klo baru sakit dikit ke dokter... dia biasanya berusaha bertanya ke tetehnya atau ke temannya, obat apa yg bisa diberikan biar panasnya turun misalnya. rekomendasi teman2nya itu biasanya berkisar madu, sari kurma, kopi radiks... hehe. HPA semua dah. alhasil, suamiku selalu bela2in pulang dengan membawa salah satu di antaranya. walo mungkin saat itu si abi lagi tongpes...
satu hal lagi, setiap raihana lagi sakit gitu... si abi bisa dibilang selalu pas lagi jarang di rumah. ada saja acara yang harus diikutinya. kadang rapat ini, rapat itu, koordinasi ini itu... insyaALlah, kegiatannya memang tak pernah lepas dari dakwah.
aku sebenernya nggak rela abi pergi mulu. laah, kan aku jadi cuma berdua aja ama raihana yang lagi rewel. huhuhu... bisa dibayangkan bagaimana repotnya. klo perlu apa2, aku harus mengusahakannya sendiri.
apalagi waktu panas raihana lagi tinggi2nya. aku sibuk sendri masak air buat kompres sambil gendong si bocah. si bocah mau ini itu, aku layani sendiri. huhuhu. akhirnya aku jadi sering lupa makan... minum aja kadang lupa. mau pipis, mau BAB... duh, gimana ya. masak bawa anak sakit ke kamar mandi? yang ada ditahan2 aja dulu deh. mandi juga kok rasanya nggak sempet yah! huhuhu, jadi maklum ya klo aku jadi dekil in the kumel.
aku pernah protes ke abi! abiiii... jangan tinggalkan aku sendiriiiii!!! komentar si abi cuma, "umi... abi kan pergi bukan buat maen, insyaALLAh setelah abi pulang nanti, raihana sembuh. Abi doakan.... umi yang sabar ya... gimana nanti klo abi pergi ke palestina? itung2 latihan...."
huhuhu... abiiiii....
tapi memang pertolongan Allah juga kali ya... panasnya raihana emang menurun pas abi dah pulang ke rumah... doa abi makbul!
ya, pelajaran moral yang aku dapat:
1. ketika kita bersusah payah menolong agama Allah, musti meninggalkan keluarga yang sebenarnya membutuhkan kehadiran kita... nggak usah khawatir karena Allah akan menjaga keluarga kita.
2. istri yang tinggal pergi suami "berjuang," jangan banyak mengeluh... (gue bangat dah!). sabaar... dan jangan manja. doakan suami pergi dan pulang dengan selamat dan mendapatkan keberkahan dari Allah.
dan pagi tadi ketika pamit pergi kerja, aku bisikan suatu kalimat ke abi.... kalimat yang bikin aku deg2an untuk mengucapkannya....
"abi... i love you!"
tambahan: raihana dah bisa ngomong abiiii... klo umi baru miii doang....
Minggu, 22 Maret 2009
gigiku senut2
wiken kali ini seru juga. seru dalam tanda kutip ye. bagaimana nggak seru. di kala yang lain asyik jalan2 or acara makan2... si rai malah panas lagi. mulai agak anget dari jumat sore. panasnya sampe 39 derajat nyaris 40! fhhuh!
alhamdulillah aku nggak panik lagi. yang aku khawatirkan sih klo panasnya ini sampe berhari-hari... aku berdoa terus agar panasnya cepat turun. aku takut rai flu lagi. masalahnya anak2 kecil di sekitar rumahku udah pada giliran sakit panas lalu flu... kasian nenek ntar ketularan lagi... trus sakit lagi deh... semoga tidak ya.
abis ditreatment... ahad paginya, panasnya turun kisaran 38 derajat... masih kategori panas yah. aku kasih madu, sari kurma, jus... air putih... susu... alhamdulillah, klo yg cair masih mau diminum. klo makan agak padat... dikit yg masuk... sisanya cuma dikunyah2 trus dilepeh.
aku coba bertanya ke raihana, "mana yang sakit. nak?" raihana selalu menunjuk pipi kanannya... aku tanya lagi di saat yg berbeda... yg ditunjuk selalu itu... aku perhatikan emang gusinya lagi pada bengkak2... ternyata gigi gerahan kanan ada yg mau numbuh! perasaan gigi geraham sebelumnya tumbuh tanpa diiringi panas ya? kok yg ini pake panas segala?
alhamdulillah, dari semalam suhu tubuhnya dah kembali normal. dah ceria lagi. senang rasanya hati inI!
tapi kok... pagi ini badanku jadi pegal2 semua yah? lelaahnya hari ini... andai hari ini libuuuurrrrrr...!
alhamdulillah aku nggak panik lagi. yang aku khawatirkan sih klo panasnya ini sampe berhari-hari... aku berdoa terus agar panasnya cepat turun. aku takut rai flu lagi. masalahnya anak2 kecil di sekitar rumahku udah pada giliran sakit panas lalu flu... kasian nenek ntar ketularan lagi... trus sakit lagi deh... semoga tidak ya.
abis ditreatment... ahad paginya, panasnya turun kisaran 38 derajat... masih kategori panas yah. aku kasih madu, sari kurma, jus... air putih... susu... alhamdulillah, klo yg cair masih mau diminum. klo makan agak padat... dikit yg masuk... sisanya cuma dikunyah2 trus dilepeh.
aku coba bertanya ke raihana, "mana yang sakit. nak?" raihana selalu menunjuk pipi kanannya... aku tanya lagi di saat yg berbeda... yg ditunjuk selalu itu... aku perhatikan emang gusinya lagi pada bengkak2... ternyata gigi gerahan kanan ada yg mau numbuh! perasaan gigi geraham sebelumnya tumbuh tanpa diiringi panas ya? kok yg ini pake panas segala?
alhamdulillah, dari semalam suhu tubuhnya dah kembali normal. dah ceria lagi. senang rasanya hati inI!
tapi kok... pagi ini badanku jadi pegal2 semua yah? lelaahnya hari ini... andai hari ini libuuuurrrrrr...!
Langganan:
Postingan (Atom)

