
memoriku langsung menuju ke tanggal 29 januari 2007. sehari setelah pernikahanku. di sinilah aku and suami pertama kalinya jalan2 hanya berdua. dan di sini kami menghabiskan waktu. indah sekali.
saat itu hari senin. pengunjung yang datang sepi sekali. lagi pula saat itu hujan terus menguyur. sering kami terpaksa berteduh di saung. dan saung yang ada di foto inilah tempatnya. hehehe... jadi nostalgila.
suamiku hobi sekali bernasyid. saat itu entah berapa nasyid dia nyanyikan untukku. seringnya sih nasyidnya Suara Persaudaraan....
BIMBANG
Kulihat bunga di taman
Indah berseri menawan
Cantik anggun dan jelita
Melambai-lambai mempesona
Semerbak bunga setaman
Semarak warna warnian
Memancarkan keanggunan
Sejuk dalam cahaya Islam
Ada bertangkai mawar, kaya akan wewangian
Khasanah yang memerah, kuning, ungu dan merah jambu
Ada si lembut melati, pantulkan putih nan suci
Tebarkan harumnya yang khas, tegar jelajahi medan ganas
Si kokoh anggrek, berbaris serumpun
Menanti siraman kasih sejuk air jernih
Rimbun senyum dahlia
Palingkan gunda harap
Terhenyak daku tersadar
Semua itu bukan tujuan
Tetapi bunga Islam
Yang tertaburkan benih iman, pilihan
By : Suara Persaudaraan
dan sekarang, suamiku seringnya menyenandungkan nasyid ini... (lupa lengkapnya. ada yg bisa bantu?)
Mencipta rumahnya seindah syurga
Menjaga akhlaqnya sebening mata
Qana'ah selendangnya dalam rumah tangga
Sejuk di qalbunya, tunduk pandangnya
(Suara Persaudaraan)
Menjaga akhlaqnya sebening mata
Qana'ah selendangnya dalam rumah tangga
Sejuk di qalbunya, tunduk pandangnya
(Suara Persaudaraan)
kalau suamiku udah menyanyikan ini, rasanya tersindir habis-habisan ;)).... sabar ya suamiku... hehehe.
ciyeeee, kapan bulan madu keduanya, mpok. Tapi, raihana jgn punya adik dulu ya, masih imut.
BalasHapuswaw..asyik banget dinyanyiin
BalasHapusdudidu... ada yg lg nostalgila, eh nostalgia :p
BalasHapushmm, dah lama ga dengerin nasyid ini...pas search dapetnya blog ini, makasih.nyanyi lagi ah..
BalasHapuskulihat bunga di taman
indah bersemi menawan..